KPK dan Pemkab Lotim Gelar Monitoring dan Evaluasi Program Rencana Aksi Pencegahan Korupsi

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), suatu lembaga yang dibentuk, dengan tujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan KPK yg bersifat independen serta bebas dari pengaruh kekuasaan manapun dalam melakukan tugas dan wewenangnya.

Untuk itu pemerintah Kab.Lombok Timur dan KPK menyelengarakan Monitoring dan Evaluasi Progres Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Rabu, (14/6) bertempat di Rupatama I Lantai 2 Kantor Bupati Lombok Timur.

Hadir pada acara tersebut Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah, Perwakilan KPK dan Kepala Dinas serta Badan terkait Lingkup Pemerintah Kab.Lombok Timur.

Bupati Lombok Timur Dr. H Moch Ali bin Dachlan dalam kata sambutan dan arahanya mengucapkan selamat datang kepada KPK di Lombok Timur dalam rangka memberikan pencerahan, yang merupakan salah satu dari tugas pokoknya. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penanda tanganan MOU dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Pihak KPK.

Bupati Ali BD memberikan apresiasi kepada KPK atas usahanya memberantas korupsi terintegrasi yang diartikan Bupati, bagaimana aktifitas yang muaranya ada pada penyelenggara korupsi itu sendiri atau bagian cara mencegah korupsi.

Pencegahan korupsi tidak bisa berjalan baik kalau tidak dengan satu kata. Untuk itu perlu kita berterima kasih kepada KPK yang bekerja keras memberantas Korupsi.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Kab.Lombok Timur, Drs. H. Rohman Farly, MM dalam kata pengantarnya menyatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut MOU Pemerintah Prov. NTB dalam hal ini Gubernur NTB. Komisi pemberantasan Korupsi akan menerima bimbingan, agar kita terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan negara.

Oleh karena itu pada kesempatan ini akan dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan korupsi, baik dari segi perencanaan, program dan sampai dengan progres yang berpeluang terjadinya tindak pidana korupsi ini.

LEAVE A REPLY