Wabup Lotim Panen Bawang Putih di Sembalun

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Wakil Bupati Lombok Timur, Drs. H. Haerul Warisin, M. Si menghadiri Panen Perdana Demplot Bawang Putih PT. Pupuk Kalimantan Timur di Kecamatan Sembalun, Hari Selasa (22/8)  bertempat di Lokasi Kelompok Tani Jorong Mandiri Dusun Jorong Desa Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun.

Dihadiri oleh Assisten Deputi BUMN RI, Direktur Utama PT. Pupuk Indonesia, Direktur Utama PT. Pupuk Kaltim, Direktur Tekbang Pupuk Kaltim , Komisaris PT. Pupuk Kaltim, Kasdim 1615/Lotim, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kadis Pertanian Kab. Lotim dan Petani Se Kabupaten Lombok Timur.

Pupuk Kaltim telah melakukan Demplot ditiga titik  dengan total lahan seluas 2 hektar yaitu di sembalun Bumbung 2 titik dan sembalun lawang 1 titik. Dalam hal ini pupuk Kaltim menyiapkn pupuk, bibit,  obat2an dan pendampingan bersama instansi terkait (PPL) sehingga pengembangan Pertanian bawang putih di Desa sembalun dapat terlaksana dengan baik, sampai panen perdana demplot bawang putih terealisasi.

“Selanjutnya hasil demplot tersebut akan dijadikan sebagai sumber bibit bersertifikat dan akan diserahkn seluruhnya kepada petani bawang putih untuk dikembangkan kembali disembalun”, ungkap Direktur Utama PT. Pupuk Kalimantan Timur, Ahmad Bakir Pasaman dalam Laporannya.

Sementara itu Wakil Bupati Lombok Timur dalam sambutannya menceritakan Sejarah bawang putih berawal pada tahun 1963, yang dibawa oleh orang cina dari Ampenan yang membawa bawang putih bernama bawang putih sanghai tapi orang sembalun menyebutnya bawang putih sanggas sembalun.

“Pada tahun 1963 itu para petani tidak menanam bawang putih di areal persawahan,  tetapi menanam di hutan. Yang dimana tanam 1 kwintal menjadi 1 ton, Tanam 1 ton benih dapat 10 ton”, ungkap Warisin.

Namun seiring dikeluarkannya Peraturan oleh Menteri Kehutanan, bahwa tidak boleh ada Masyarakt yang menganggu hutan dalam bentuk apapun, sehingga petani beralih ke sawah kembali. Perpindahan ke sawah ternyata membawa hikmah yang sangat bagus buat petani, karena 1 kwintal benih yang ditanam menjadi 2 ton,  artinya 1 ton benih dapat 20 ton.

Pada kesemptan itu juga Wabup menyampaikan kendala bahwa kebutuhan bawang putih di Indonesia selama 1 tahun baik untuk bumbu, kosmetik, obat-obatan dan sebagainya, tidak kurang dari 428 ton, dari kebutuhan 428 ton tersebut, Petani Indonesia hanya mampu menghasilkan 10 % saja  atau 42 rbu 800 ton saja, sedangkan 90 % nya  dari India, Cina  dan sebagainya.

Iapun berharap agar kementerian memberikan bantuan dan perhatian ke Masyarakt Lombok Timur lebih banyak lagi. Tidak hanya di Kecamatan sembalun saja,  tetapi juga di  5 Kecamatan yang akan ditanam bawang putih sebanyak 2 ribu hektar yaitu Kecamatan sembalun, Pringgasela,  Sikur, Suela dan Pringgabaya, yang akan direncankan oleh Direktur Holtikultura dan akan diupayakan.

Kegiatan ini kata Warisin sangat membawa manfaat besar bagi Masyarakt Lombok Timur untuk menumbuhkan harapan dan motivasi sebagai bentuk perhatian bagi petani.

LEAVE A REPLY