Wabup Lotim: Lebih Baik Kita Berdayakan Retail Tradisional daripada Retail Modern

0
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin

Lombok Timur,
Seperti diketahui, keberadaan retail modern kini hampir terlihat disetiap sudut wilayah Kabupaten Lombok Timur, begitu juga dengan wilayah Kabupaten Lain.

Rencana pemberlakuan moratorium oleh DPRD NTB untuk langkah antisipasi penambahan jumlah retail modern beberapa waktu lalu di Mataram juga disambut baik oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, DR. HM. Zainul Majdi, MA.

Hal senada juga diugkapkan oleh Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur H. Haerul Warisin. Menurutnya, daerah lebih baik memberdayakan retail tradisional dibandingkan denga  retail modern sebab retail tradisional merupakan pegiat ekonomi milik daerah sendiri.

“dari awal saya lebih menaruh perhatian terhadap retail tradisional ketimbang retail modern, sebab retail tradisional itu milik kita, sedang yang modern milik orang” ungkapnya kepada awak media, Jumat (17/3) di Kantor Bupati Kabupaten Lotim.

Wabup merasa, retail modern yang sudah ada di Lombok Timur ini juga menurutnya sudah terlalu banyak baginya, sehingga rencana pemberlakuan moratorium penekanan jumlah lahirnya retail modern kembali sangat disetujui.

“saya sangat setuju dengan adanya moratorium tersebut. Paling tidak retail modern ini jangan lah ditambah lagi” ujarnya.

Penambahan jumlah keberadaan retail modern yang sangat signifikan menurutnya juga akan membebani pihak retail itu sendiri, sebab dengan jumlah retail yang banyak akan menngakibatkan invest yang diberikan tidak sesuai dengan konsumen yang diperoleh.

“terlalu banyak juga nanti mereka akan kualahan, karena tidak sesuai invest dengan¬† jumlah konsumen” katanya.

Sementara itu, pembatasan jumlah Retail menurutnya sangat pas untuk menekan dampak-dampak yang akan terjadi di tengah masyarakat yang namun hingga saat ini dampak tersebut masih dapat terkendalikan ataupun kondusif. (tur)

LEAVE A REPLY