Timses Ungkapkan Visi Misi Paslon, Timses Ali-Sakti tidak Hadir

0
Kompak. Timses masing-masing pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur NTB berpose bersama seusai pemaparan visi dan misi pasangan calon Pilgub NTB.

Kabarlombok.com – Mataram. Tiga tim sukses (timses) calon gubernur dan wakil gubernur NTB menyampaikan visi misi setiap pasangan calon (paslon), dalam sebuah acara yang digagas oleh Get Tv, M16 dan Della Sirra Café Mataram, Kamis (1/3). Dari empat pasangan calon yang mengikuti Pilkada NTB, hanya Timses pasangan nomor urut 4, Ali-Sakti yang tidak hadir

Tiga timses yang hadir diantaranya paslon Suhaili-Amin, Ahyar-Mori dan Zul-Rohmi. Dalam penyampaian visi misi masing-masing timses diwakili oleh satu orang. Di tim Suhaili-Amin, menunjuk Hasan Masat. Ahyar-Mori diwakili oleh Erwin Affandi dan Astar Hadi mewakali paslon Zul-Rohmi.

Ketiganya secara bergantian memaparkan visi misi, Hasan menyampaikan bahwa visi misi Suhaili-Amin adalah melanjutkan dan meningkatkan kerja kepimpinan terdahulu kemudian mensejahterakan masyarakat. ”Kami ingin NTB ini sejahtera,”ujarnya. Upaya untuk memfasiltasi kebutuhan rakyat terutama dari pelayanan dasar seperti  pendidikan, kesehatan, ekonomi dan termasuk pula pada pemetaan sistem birokrasi dan regulasi yang menyentuh khalayak publik. Khalayak publik yang dimaksudkan adalah berbagai sektor pertanian, nelayan hingga pariwisata.

Sementara itu juga ia mengungkapkan akan banyak melakukan kegiatan Agro di Sumbawa. Yang diharapkan dapat berkontribusi dalam kebutuhan industri wisata.  ”Meningkatkan perekonomian rakyat melalui industri yang berbasis masyarakat,”tambahnya.  Dengan adanya sistem pelayanan prima juga dapat membuka peluang investasi yang seimbang untuk Pulau Lombok dan Sumbawa.

Sementara Erwin mengatakan paket Ahyar-Mori akan melanjutkan kerja TGB dalam membangun NTB. ”Segala hal yang baik sebelumnya akan kami pertahankan dan yang kurang kami akan seimbang dan tingkatkan,”ucapnya dengan tenang.

Selain itu juga mengedepankan persatuan antar sesama dan kesejahteraan masyarakat. Maka saat terpilih kelak akan mengedepankan pemerataan pembangunan. Berikutnya ia juga memaparkan agar kedepannya maysrakat lebih mengutamakan toleransi dan budaya lokal NTB.

”Karena tidak mungkin sebuah Bangsa yang besar jika meninggalkan budaya yang dimilikinya,”tuturnya.

Dan kedepannya, paket Ahyar-Mori akan mencoba membuka tempat wisata religi. Hal tersebut berbanding lurus dengan dinobatkannya NTB dengan label wisata halalnya. Dengan adanya itu, nantinya situs-situs religi akan diperbaiki sehingga dapat mewujudkan program tersebut.

Kemudian wakil timses Zul-Rohmi, Astar mendapat giliran terakhir untuk memaparkan visi misi paslonnya. Ia mengatakan dengan majunya paket Zul-Rohmi sudah memberikan pandangan masyarakat dengan kesetaraan gender. Majunya Rohmi dikancah perpolitikan menjadi sebuah loncatan dan prestasi baru dimana ruang politik terhadap perempuan tidak begitu luas.

Tidak berbeda jauh, paket Zul-Rohmi ini juga berpegang teguh untuk melanjutkan ikhtiar TGB. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengedepankan birokrasi yang bersih tanpa korupsi, kemudian berkomitmen menggali tiga potensi besar diantaranya perternakan, pertanian dan wisata.

”Basis geografis kita pertanian maka kami berkomitmen menggalakan teknologi pertanian, menciptakan kebijakan yang sifatnya percepatan dalam hal pertanian,”ujar Astar. Selain itu juga akan meningkatkan dan memperkuat desa wisata. (adm)

LEAVE A REPLY