TGB Pantasnya RI 1

0
Presiden SBY didampingi Menteri BUMN, Dahlan Iskan dan Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi, saat peresmian Bandara Internasional Lombok (BIL) Oktober 2011 lalu

Kabar Lombok-Mataram. Beredarnya isu dan adanya signal dari Demokrat bahwa TGB Dr.KH Muhammad Zainul Majdi MA yang akan dicalonkan menjadi RI 2 ditanggapi beragam oleh berbagai pihak.

“Bila mengacu pada kapasitas, kapabilitas dan integritas TGB itu pantas jadi RI 1.” kata Ahmad Tantawi, Ketua Laskar Pribumi Nusantara, Senin (8/5).
Ahmad Tantawi yang juga merupakan mantan Ketua Bidang Hubungan Internasional PB HMI ini menambahkan apalagi Pilpres tahun 2019 sesuai dengan judicial review yang dilayangkan atas gugatan Yusril Ihza Mahendra serta RUU Pemilu yang sedang digodok oleh DPR – pemerintah untuk sinkronisasi hasil putusan MK untuk pemilu serentak dimana salah satu isu pokoknya adalah Presiden threshold untuk bisa mencalonkan capres-cawapres di Pemilu 2019. “Artinya siapa pun calon Presiden atau Wapresnya berpeluang untuk terpilih langsung tanpa transaksi “koalisi” antar partai! Tapi nantilah kita dalami lagi RUU yang dan UU yang di JR tersebut,” tambahnya.
“Saya menyaksikan langsung bagaimana masyarakat merindukan TGB, saya ikut hadir menyaksikan bagaimana sambutan masyarakat di sekitar Jabodetabek ketika Gubernur NTB ini memberikan Tausiyah, ditambah lagi sekarang kehadiran AHY dan TGB sekaligus Rakernas Demokrat diselenggarakan di NTB, enggak mungkinlah Demokrat melaksanakan gawe besar di Lombok tanpa tujuan! Musti kita ingat SBY itu master strategi siapa tau memang tujuannya memasangkan AHY-TGB atau TGB-AHY keduanya baik AHY atau TGB sama-sama punya kelebihan masing-masing dan layak untuk bertarung dipentas Pilpres 2019,” ungkap, Owi’ bersemangat!
Belum lagi beberapa waktu lalu beredar di sosial media meme pasangan antara Prabowo Subianto dan Zainul Majdi serta gerakan Saya TGB atau Solidaritas Rakyat untuk TGB, di Jakarta ada Sohib TGB dan lain-lain.
Menanggapi hal tersebut mantan calon kuat Ketua PB HMI ini mengatakan dipasangkan dengan siapa saja “Syaikh TGB” ini Inshaallah cocok”, “Tapi saya pribadi tetap mengharap beliau jadi RI 1. Republik ini butuh alternatif yang yang menyejukkan Indonesia,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY