TGB Ajukan Dua Syarat Untuk Calon Bupati Lobar

0

Mataram-Kabar Lombok-Tuan Guru Bajang Zainul Majdi MA mengajukan dua syarat bagi calon Bupati pada Pemlihan Kepala Daerah(Pilkada) Lombok Barat 2018 mendatang.Syarat tersebut dikemukakan oleh Ketua Pengurus Wilyah Nahdlatul Whatan TGH Mahli Fikri.

Menurutnya TGB Zainul Majdi MA memiliki kreteria khusus yang tidak bisa ditawar tawar untuk mendapat dukungan menjadi calon Bupati dan wakil Bupati di Lombok Barat.”Pak Gubernur secara tegas menggariskan dua syarat yakni, calon tersebut merupakan kader NW dan Kader Partai demokrat” terangnya.

Wakil Ketua DPRD NTB ini menambahkan jika dua syarat tersebut dipenuhi maka Organisasi NW dan Partai Demokrat akan mengajukan figur tersebut dalam Pemilihan Kepala Daerah di Lombok Barat 2018. Sampai saat ini beberapa figur sudah melakukan komonikasi politik dengan TGH Mahali maupun langsung ke TGB Zainul Majdi.” Termasuk Farin juga sudah ketemu langsung TGB untuk meminta dukungan, namun karna bukan kader dia belum bisa diterima” terang pengasuh Ponpes Darul Kamal ini.

Saat Kabar Lombok.Com mengejar pernyataan TGH Mahali lebih jauh mengenai calon tersebut mengarah kedirinya, dengan lugas mantan ketua KPU NTB menukas”Dengan posisi saya sekarag ini sebagai Ketua Pengurus Wilayah NW, maka berarti saya tidak akan masuk ranah Ekskutif ” tepisnya.

Sementara itu pengamat politik Dr Qadri menganalisa jika syarat tersebut sangat ideal dan bagi NW maupun Partai Demokrat NTB. Menurutnya calon Bupati maupun Wakil Bupati memang seharusnya sosok yang mendapat dukungan Partai untuk kekuatan Politik dan figur dari Rmas sebagai kekuatan sosial dalam meraih dukungan pemilih.” Syarat itu sangat ideal untuk meraih kemengan” terangnya.

Disingggung mengenai arah Figur yan dimaksud dengan da syarat tersebut Dr. Qadri menganalisa jika figur tersebut ada pada TGH Mahli Fikri sendiri.Sebab di dari sekian Figur yang muncul di Lombok Barat sampai saat ini tidak ada yang memiliki kedua kreteria tersebut.”Saya kira dua syarat itu hanya dimiliki oleh TGH Mahali Fikri” terangnya.

Mengenai statemen TGH Mahali yang tidak akan masuk ke Ekskutif setelah menjadi ketua Pengurus Wilyah NW, Kadri melihat sebagai komunikasi politik normatif saja.” Lha kalau partai atau NW memutuskan beliau yang diusung pasti akan siap. karna sebagai kader memang harus siap” tandas Qadri.(mil)

LEAVE A REPLY