Suksesi Pemilukada 2018, KPUD Lotim Gandeng Media

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Kendati berada diluar sistem pemerintahan namun peran media sebagai salah satu pilar demokrasi tidak bisa dikesampingkan, sebab dalam demokrasi media bisa berperan merawat namun juga bisa merusak bahkan menghancurkan tatanan demokrasi itu sendiri.

Itu sebabnya menjelang dimulainya tahapan Pemilukada serentak 2018 mendatang, KPUD Kabupaten Lombok Timur, Kamis (31/8) menggelar Sosialisasi bertajuk “Sangkep Beleq : Cara Jurnalis Merawat Demokrasi dan Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur” yang diadakan di salah satu lesehan di Rempung.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota komisioner KPUD Lotim, Ketua PWI Lotim, Ketua IPJI Lotim, dan puluhan insan pers se Kabupaten Lombok Timur.

Ketua Panitia Rusliadi Maksum dalam kata pengantarnya mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dan bagian dari upaya media termasuk wartawan dalam menjaga dan demokrasi. Ia juga menyebut kegiatan ini adalah bagian dari kerjasama Media dengan KPUD Lotim untuk suksesi gawai Rakyat lima tahunan yaitu Pemilukada.

“Pers adalah bagian dari pilar demokrasi, sehingga kami memandang perlunya kerjasama antara media dan KPUD guna mensosialisasikan suksesi Pemilukada 2018 mendatang” ujar Rusliadi yang juga wartawan Koran Suara NTB ini.

Hal senada juga dikatakan Dimyati Ketua PWI Lotim, sebab wartawan bisa dikatakan tahu semuanya terlebih tentang Pemilukada, sehingga ia merasa sangat penting sekali dalam hal ini KPUD untuk memberikan tambahan pengetahuan kepada para wartawan dalam konteks pemilu.

Sementara itu, Ketua KPUD Lotim Muh. Saleh, S.IP mengungkapkan, kegiatan ini tidak hanya kerjasama dan sosialisasi tentang Pilbup (Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati) saja melainkan juga termasuk Pilgub (Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur), Pileg (Pemilihan Legislatif), dan Pilpres (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden).

“KPU tidak akan bisa maksimal melakukan sosialisasi tanpa adanya support dan kerjasama dengan media, karena media memiliki pengaruh yang cukup besar untuk turut mensukseskan setiap Pemilu” ungkapnya.

Ia menambahkan, tahapan Pemilukada yang mulai digelar akhir September mendatang akan terlebih dahulu membentuk Panitia Pemilihan di tingkat Kecamatan dan Desa. Sedangkan penentuan calon sudah bisa diumumkan pada bulan Februari 2018.

“12 Februari 2018 kita pastikan, kita sudah memiliki calon Bupati dan calon Wakil Bupati” kata Saleh.

Sementara itu, terkait beberapa persoalan dugaan pelanggaran, pihaknya mengaku hal tersebut bukanlah mejadi wewenang KPUD melainkan menjadi ranah dan tanggung jawab Panwaslu.

LEAVE A REPLY