Sembalun dikunjungi Tiga Menteri Sekaligus

0

kabarlombok.com – Lombok Timur

Rabu (24/05), Lombok Timur kedatangan tiga orang menteri sekaligus. Bertempat di persawahan Dusun Lebak Daya Desa Sembalun Lawang Kec. Sembalun.
Tiga orang menteri tersebut adalah dari Menteri dari Kabinet Kerja yaitu Menteri BUMN (Rini Sumarno), Menteri Pertanian (Amran Sulaiman) dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Eko Putro Sandjojo).

Kunjungan ini adalah dalam rangka pencanangan Gerakan Tanam Bawang Putih di Kelompok Tani ingin Maju Dusun Lebak Daya Desa Sembalun Lawang Kec. Sembalun Kab. Lotim Provinsi NTB, serta penyaluran CSR kepada kelompok-kelompok tani yang ada di Kec. Sembalun.

Hadir pada kegiatan tersebut untuk mendampingi kunjungan 4 menteri yaitu Para Dirut dan Direksi BUMN (Dirut Angkasa Pura II, Dirut BRI, Dirut BNI, Dirut Bank Mandiri, Dirut Jamkrindo, Dirut Pupuk Indonesia Holding, Dirut Pupuk Kaltim, Dirut Perum Bulog, Dirut PT Pupuk Petrokimia), wakil Gubernur NTB, Pangdam Udayana, Wakil Bupati Lotim H Haerul Warisin, serta pejabat TNI/Polri.

Pada kesempatan itu para menteri melakukan penanaman Bawang Putih secara simbolis, dilanjutkan dengan kegiatan di Lapangan Sembalun Bumbung.

Dalam Sambutannya Wakil Gubernur NTB H Muh. Amin menyampaikan, Sembalun adalah daerah yang sangat cocok untuk Holtikultura dan juga mempunyai Gunung Rinjani yang sangat menarik untuk wisatawan.

“Daerah sembalun sangat potensial untuk pertanian dan juga pariwisata andalan NTB” ungkapnya.

Sementara itu Menteri Desa PDT dalam sambutannya mengatakan, setiap Desa diwajibkan untuk mempunyai embung air untuk irigasi pertanian. Adanya Embung sangat membantu dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal.

“misalnya untuk irigasi, perikanan, air bersih dan untuk pembangkit listrik, sehingga Dana desa untuk masing-masing Desa tahun depan akan dinaikkan dimana saat ini rata-rata 800 juta dan untuk tahun depannya bisa 2 kali lipat namun harus fokus yaitu di bidang pertanian, perikanan, pariwisata ataupun yang lainnya” bebernya.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pertanian dalam sambutannya menyampaikan, salah satu keberhasilan program Pemerintahan jokowi yaitu pada tahun ke 2, pemerintah tidak mengimpor beras.

“kita tidak mengimpor jagung dan salah satu penyumbang jagung adalah NTB. Bawang merah juga kita tidak impor dan kita sudah bisa melakukan ekspor bawang merah” tukasnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU Perum Bulog dengan Bupati Lotim yang diwakili Wakil bupati dan disaksikan oleh para menteri, Wakil Gubernur NTB dan Pangdam Udayana.

LEAVE A REPLY