SBY: Negara Ini Bukan Negara “Fitnah”

0
SBY Sedang Berpidato di Tugu Bumi Gora Taman Udayana Mataram, Minggu (07/05/2017)

Kabar Lombok-Mataram. Mantan Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan pernyataan tegas mengenai makin meresahkannya berita Hoax ditengah masyarakat. Berita Hoax ini ditengarai sengaja disebar secara luas dengan tujuan tertentu dan biasanya menggunakan media sosial.

“Negara kita ini negara beretika, Negara yang menjunjung kebenaran, negara hukum, bukan negara fitnah,” kata SBY lantang di hadapan puluhan ribu masyarakat NTB di Mataram Minggu (07/05) seusai mengikuti jalan sehat.

Mantan Presiden Republik Iindonesia dua priode ini mengaku prihatin atas “pembiaran” pelaku penyebar berita Hoax ditengah masyarakat Indonesia. Bahkan, lanjut SBY, dirinya dan keluarganya kerap menjadi sasaran berita Hoax yang cendurung menyerang privasinya sebagai warga Negara Indonesia. Dampak penyebaran berita Hoax ini didirasakan sangat mengganggu pribadinya dan keluarga besarnya.

“Saya dan keluarga juga sahabat-sahabat saya merasa sangat terzalimi dengan disebar luaskannya fitnah itu.” tegas Pendiri Partai Demokrat ini.

Ketua Umum Partai Demokrat ini juga menceritkan kembali peristiwa yang dialami saat Pilkada DKI Jakarta Februari lalu. Menurut SBY, menjelang Pilkada DKI bermacam-macam isu negatif yang ditujukan kepada dirinya dan keluarga besarnya dengan disebarkan berita Hoax melalui media.

“Sudah saya laporkan ke aparat penegak hukum(Penyebar berita Hoax), bahkan rumah saya juga digeruduk oleh sekelompok orang dan itu juga sudah saya laporkan, namun apa?” lanjut SBY tanpa mau menjawab pertanyaannya sendiri.

SBY menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Joko Widodo untuk memerangi dan menolak berita Hoax. Namun SBY juga meminta kepada Pemerintah supaya penegakan hukum di Indonesia berjalan secara adil namun tidak tebang pilih.

LEAVE A REPLY