SATGAS KARHUTLA LAMPE DAN KUMBE BIMA KOTA PADAMKAN API

0

Bima, – Pada hari Jum’at tanggal 30 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 wita telah dilihat oleh sebagian masyarakat adanya titik api di Doro Na’e Kel. Lampe Kec. Rasanae Timur Kota Bima. Mendengar informasi tersebut selanjutnya Bhabinkamtibmas Kel. Lampe Aipda Syamsuddin menghubungi dan berkoordinasi dengan pegawai Kehutanan Sektor Lampe an. sdr. Anurafik. Untuk memastikan titik api dan seberapa besar api tersebut Sdr. Anurafik berangkat menuju ke titik api guna memastikan seberapa besar api yang nantinya jika api tersebut meluas dan membesar akan diinformasikan kepada Tim yang ada dibawah bukit yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, anggota BMKG, Kadis Perlindungan Hutan KPH MDM Lampe yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Rasanae Timur Iptu A. Luthfi Hidayat, SH dan beberapa masyarakat setempat guna mengambil langkah pemadaman secara bersama-sama.

“Selanjutnya sampai dengan pukul 17.10 wita berdasarkan info dari sdr. ANURAFIK dan Bhabinkamtibmas Kel Lampe serta Kapolsek Rasanae Timur Iptu A. Lutfi Hidayat, SH bersama Tim langsung naik ke titik api Doro Nae untuk mengecek titik api dan langsung memadamkan api dengan dibuatkan garis pembatas /membersihkan daun-daun di sekitarnya dengan tujuan supaya api tidak meluas/melebar, sekitar pukul 20.00 wita sebagian titik api yang bisa dijangkau berhasil di padamkan,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombespol Purnomo, S.IK, Sabtu (31/8) di Mataram.

Lebih lanjut ia menceritakan, sekitar pukul 20.20 Wita Patroli Polsek Rasanae Timur yang dipimpin langsung Kapolsek mendapat informasi dari masyarakat bahwa terjadi kebakaran hutan atau adanya titik api di sekitar Gunung Kumbe sehingga patroli langsung ke lokasi dan berusaha memadamkan api yang dibantu oleh petugas Damkar Kota Bima dengan mengerahkan dua unit mobil Damkar, sekitar pukul 20.30 Wita api berhasil dipadamkan. Sampai dengan pukul 21.40 wita personel Polsek Rasanae Timur bersama Bhabinkamtibmas Kel. Lampe dan Bhabinkamtimas Kel. Kumbe masih berjaga-jaga disekitar lokasi titik api guna antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kebakaran tersebut diduga akibat faktor manusia antara lain membuang puntung rokok sembarangan. Jajaran Bhabinkamtibmas tetap intens melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah Desa dan Kelurahan serta guna memberikan himbauan dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.(red)

LEAVE A REPLY