Samsul Qomar Tuding Suhaili-Amin Politisir Hari Jadi Loteng

0

kabarlombok.com | Lombok Tengah

Anggota DPRD Lombok Tengah Syamsul Qomar menuding Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT dan Wakil Gubernur H Moh Amin mempolitisir salah satu rangkaian kegitan peringatan hari Jadi Loteng. Kegiatan santunan untuk anak yatim yang digelar oleh Pemkab Loteng ini justru dipolitisir dengan acara deklarasi Bakal Calon Kepala Daerah NTB.

“Saya yakin ya, Amin dan Suhaili mampu kok untuk buat acara sendiri untuk Deklarasi tanpa “Nebeng” pada kegiatan Pemkab Loteng” sindir Samsul Qomar dengan tajam.

Menurut anggpta DPRD dari Partai Demokrat ini, kegiatan santunan bagi anak yatim sedianya akan digelar di Masjid Agung Praya,namun selang beberapa jam kegiatan tiba-tiba dialihkan ke Bencingah dekat Kantor Bupati Lombok Tengah. Padahal lanjut Qomenk sapaan akrabnya, tenda dan persiapan lainnya sudah terpasang di halaman Masjid Agung Praya.

Selain itu, Undangan kegiatan santunan bagi anak Yatim Piatu ini juga berlogo Golkar namun anehnya tidak satupun bendera golkar disekitar acara deklarasi tersebut.

“Yang ada hanya umbul-umbul warna kuning milik Dinas Koprasi Lombok Tengah” ujar politisi yang juga mantan wartawan ini.

Hal yang membuat Ketua Komisi I DPRD Loteng ini merasa heran adalah mobilisasi PNS yang hadir pada cara Deklarsi tersebut, dimana hal itu dianggap sebagai pelanggaran undang-umdang ASN yang sangat serius.

“Saya setuju Pemkab memberikan santunan bagi anak yatim, tapi tolong hargai mereka (Yatim-Piatu) dengan tidak melibatkannya dengan hal-hal yang bersifat politis semacam ini” papar Pengurus DPD Demokart NTB ini.

Vokalis DPRD Loteng ini mengingatkan Buapti Lombok Tengah Suhaili FT untuk memberikan contoh yang baik dengan tidak melanggar peraturan perundang-undangan dalam menajalankan tugasnya sebagai kepala daerah.

“Jangan karna negebet nyalon jadi Gubernur lantas tabarak sana tubruk sini” Ucap Qomenk ketus. (mil)

LEAVE A REPLY