Sambut NTB Gemilang, Ditlantas Polda NTB Beri Kemudahan membayar Pajak Kendaraan

0

Dirlantas Polda NTB KBP Arman Achdiat dalam suatu seminar dan sosialisai taat berlalu lintas bulan Ramadan lalu.

Kabarlombok.com – Mataram

Pemilik kendaraan yang telat bayar pajak sudah mulai bisa tersenyum
lega. Sebab mulai 1 Agustus hingga 31 Desember 2018, pembayaran pajak
kendaraan dibebaskan dari biaya denda dan bunga keterlambatan yang
menjadi sanksi administrasi.

Dikonfirmasi Jumat (20/7) di Mataram, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas)
Polda NTB, Kombes Pol Arman Achdiat SIK MSI menjelaskan, kemudahan dan
keringanan pembayaran pajak kendaraan itu merupakan bagian program
Insentif Pajak Daerah 2018 yang digagas Pemprov NTB bersama Ditlantas
Polda NTB dan Jasa Raharja.

“Program ini akan mulai dilaksanakan efektif selama enam bulan,
terhitung mulai 1 Agustus hingga 31 Desember mendatang. Kami imbau
masyarakat pemilik kendaraan bisa memanfaatkan program ini untuk
membayar pajak kendaraan mereka,” kata Arman.

Arman menambahkan program ini diselenggarakan untuk menyambut HUT
Kemerdekaan RI ke 73, Kepempimpinan NTB Gemilang, serta HUT Provinsi
NTB yang ke 60. Program ini juga sudah diatur dengan Peraturan
Gubernur NTB Nomor 14 Tahun 2018 tentang Insentif Pajak Daerah 2018.

Selain membebaskan bunga atas keterlambatan pajak
kendaraan, program tersebut juga memberi keringanan bagi keterlambatan
membayar pajak hingga di atas 5 tahun.

“Ada juga keriinganan PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) berupa pembebasan
pokok PKB atas keterlambatan membayar PKB di atas lima tahun,”
katanya.

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga dibebaskan untuk
penyerahan kedua dan seterusnya untuk objek kendaraan bermmotor yang
telah terdaftar di daerah ini. Kebijakan bebas BBNKB ini juga
diberlakukan untuk kendaraan hasil pelelangan Pemerintah Daerah, TNI,
Polri, dan juga pelelangan perusahaan.

“Yang jelas ada banyak kemudahan dan keringanan dalam program ini.
Jadi silahkan masyarakat bisa berpartisipasi, menjadi warga negara
yang baik dengan taat membayar pajak,” katanya. (bn)

LEAVE A REPLY