Polres Bima Lakukan Tes Urin Pengendara Angkutan Umum dan Taksi

0

Kabarlombok.com – BIMA

Satuan lalu lintas Polres Bima menggelar pemeriksaan kesehatan dan tes urin kepada pengendara angkutan umum dan taksi bandara, Sabtu (9/6). Pemeriksaan kesehatan dan tes urin tersebut di gelar di dua tempat, yakni di Terminal Tente dan Bandara Sultan M Salahuddin Kabupaten Bima.

Untuk pemeriksaan lainnya dilakukan pada pengendara pengguna jalan istrahat. Pelaksanaan tes kesehatan bagi  pengendara tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari  puskesmas,rumah sakit Sondosia Sila, Dr. Nasir, BNN Bima yang di bantu oleh Satuan Lalu lintas Polres Bima dan Jasa raharja.

Kasat Lantas Polres Bima, IPTU PUTU GDE CAKA PRATYAKSA R,S.I.K mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut untuk kelancaran pengguna kendaraan yang melintasi wilayah hukum Polres Bima. Mereka sebagian besar pemudik lebaran idulfitri 1939 Hijriah.

“ini salah satu upaya meminimanilisir kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bima, Khususnya jelang arus mudik lebaran. Kita tidak ingin sopir mengemudikan kendaraan dalam kondisi tidak enak badan ataupun sakit, karena berbahaya bagi dirinya dan dan penumpang dalam melakukan perjalanan “kata Putu Caka.

Selain itu, Kanit Laka Sat Lantas Polres Bima Ipda Asri Putra Strk. yang turut memimpin pelaksanaan pemeriksaan kesehatan pengendara mengimbau para sopir agar menjaga kesehatannya dalam berkendara.

“jelang arus mudik ini para sopir di tuntut bekerja ekstra dalam melayani penumpangnya ,dibutuhkan  fisik yang prima, agar dapat selamat dalam perjalanan,” ujarnya.

Ia juga meminta sopir untuk beristirahat, jika kelelahan atau mengantuk dalam perjalanan.

Dalam kesempatan ini para sopir juga melakukan pemeriksaan tekanan darah, urin, gula darah, asam urat, dan tes kesehatan lainnya.

Dalam pemeriksaan tersebut semua pengendara dinyatakan sehat dan tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Seperti diketahui hari ini merupakan hari pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2018 di wilayah hukum Polres Bima yang di gelar sejak tanggal 7 hingga 24 Juni 2018.

Putu Caka berharap pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan lancar tanpa hambatan apapun sehingga kata dia fatalitas kecelakaan arus mudik lebaran di tahun ini bisa berkurang.  (bn)

LEAVE A REPLY