Polisi sita Miras berbagai Merk di Sekarteja

0

 

Lombok Timur,
Minuman keras sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Minuman tersebut banyak juga dijual di tempat-tempat umum dan harganya pun terjangkau. Dampak negatif mengkonsumsi Miras mempengaruhi prilaku pengkomsumsinya, banyak perkelahian masa akibat dampak Negative miras ini.

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Resnarkoba AKP Prayit Harianto, SH, oleh sebab itu untuk mencegahnya, Rabu lalu (05/04/17) pukul 21.30 wita, Tim Sat Resnarkoba Polres Lombok Timur telah melakukan penggerebekan terhadap Miras Golongan ” C ” dengan kadar Alkohol 20% dari Penjual Atas nama NNS, seorang (26 tahun) warga Kelurahan Sekarteja, Kec. Selong Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Ratusan miras berbagai merk tersebut disembunyikan didalam kamar tidurnya dan sebagian disembunyikan dibelakang kulkasnya.

Miras yang didatangkan dari Agent Mataram ini dijual dengan harga variatif kepada Pembelinya. Berbagi jenis Miras tersebut adalah: 11 botol Bir hitam jenis Panther, 9 botol Bir hitam merk Guines, 12 botol Anggur Kolesom, 4 botol MC Donald, 2 botol MC Donald ukuran kecil, 3 botol Ice Land, 5 botol Ice Land ukuran kecil, dan 2 botol Dry Gin.

Selain itu, ada 4 botol MC Donald ukuran tanggung, 1 buah Ice Land ukuran tanggung, 24 botol Brem, 7 botol Bir Bintang, 1 botol Ice Land Besar, dan 26 botol Tuak, serta 2 botol jenis Arak.

Kasat Resnarkoba ini mengatakan, terbongkarnya peredaran miras ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang merasa resah terhadap dampak yang ditimbulkannya.
“Kami hanya ingin menjaga kamtibmas di Wilayah Lombok Timur ini” ungkapnya.

Pada awalnya, pihaknya mengaku mengalami kesulitan mengendus pelaku yang diketahui selalu mengganti modus untuk memasarkan Miras miliknya. Namun, saat pihaknya menyakini informasi tersebut benar adanya, Tim langsung melakukan penggrebekan. Dan ratusan miras berbagai merk berhasil kami amankan.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kini pelaku masih dalam pemeriksaan Sat Resnarkoba polres Lombok Timur. Sedangkan ratusan miras tersebut disita petugas sebagai barang bukti.

Total jumlah miras yang berhasil disita berjumlah 113 botol dari beberapa merk dan miras Tradisional. Sementara itu pelaku dijerat dengan Perda No. 8 Tahun 2002. (tur)

LEAVE A REPLY