Peringati Mayday, SPN Lotim Bicara K3 dan Sentil TKA

0

FOTO: Ketua DPC SPN Lotim, Sarwin.

Sarwin : “Kami menolak tegas TKA unskill, tanpa keahlian dipekerjakan di sini. Padahal warga kita saja banyak yang jadi pengangguran,”

Kabarlombok.com, LOTIM –  DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Lombok Timur (Lotim), di hari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini mengatakan agar perusahaan di Lotim memperhatikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Karena hal itu menyangkut nyawa dan keberlangsungan hidup para pekerja.

“Semua perusahaan harus memperhatikan K3 ini,” ujar ketua DPC SPN Lotim, Sarwin, Selasa (2/5).

Selanjutnya, untuk kesejahteraan pekerja sendiri, Sarwin mengatakan memang susah mengukur bagaimana patokan kesejahteraan untuk pekerja. Di Lotim sendiri menurutnya, pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) lebih mendorong warganya menjadi pekerja di Luar Negeri dan Luar daerah.

“Seharusnya bagaimana lapangan kerja itu diadakan. Toh gaji mereka di sana tidak jauh beda,” ujarnya.

Selain itu, Sarwin juga menyentil terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada di Lotim. Dari data yang dimiliki SPN Lotim, jumlah TKA di Lotim mencapai 15 orang lebih.

“Kami menolak tegas TKA unskill, tanpa keahlian dipekerjakan di sini. Padahal warga kita saja banyak yang jadi pengangguran,” tegasnya.

Ia menilai investor seharusnya tidak turut memborong pekerja dari negaranya kalau dalam pengerjaan proyek untuk pekerjaan kasar.

“Untuk TKA yang memiliki skill kami tidak permasalahkan. Kita welcome dengan mereka baik itu investor maupun TKA yang memiliki skill ya,” sambung Sarwin.

Oleh karena itu, ia meminta kepada instansi terkait maupun Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengawasi dan mengontrol secara intensif para TKA yang ada di Lotim.(zn)

LEAVE A REPLY