Peringati Maulid di Pancor, TGB: Jaga Adab Terhadap Nabi SAW

0

Lombok Timur, – Gubernur NTB 2008-2018 TGB HM Zainul Majdi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Komplek YPH Hamzanwadi NW Pancor, (20/11).

Pengajian maulid ini dihadiri ribuan santri Nahdlatul Wathan dan dihadiri juga oleh Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah. Wagub memberikan sambutan atas kapasitasnya sebagai pimpinan Muslimat NW. Kemudian Ibunda TGB yaitu Ummuna Hajjah Sitti Rauhun didampingi oleh menantunya Ibu Hajjah Erica Majdi istri dari TGB yang memberikan Ijazah Ilmu Ujian kepada para Santri yang hadir pada acara tersebut.

Ada kejadian menarik ketika ketua Dewan Mustasyar NW yaitu Tuan Guru Haji Yusuf Makmun ketika melihat TGB terkena sinar matahari langsung yang menerpa ketua PBNW ini dengan inisiatif sendiri membawa Payung yang kemudian berusaha untuk melindungi TGB dari terik matahari, tanpa TGB Sadari karena ia sedang asyik memberikan nasihatnya kepada para Santri yang hadir.

Setelah beberapa waktu adegan Ketua Dewan Penasihat memayungi Ketua Pengurus Besar ini, akhirnya TGB menyadari bahwa dirinya dipayungi oleh seorang Masyaikh yang juga sebagai gurunya. Dengan wajah sedikit kaget dan takzimTGB meminta untuk TGH Yusuf makmun tidak melanjutkan aktivitasnya itu. Namun nampaknya TGH Yusuf tidak memenuhi permintaan tersebut dan terus memayungi TGB Zainul Majdi sampai Tausiyahnya selesai.

Ketua Tanfiziah/PB NW Dr TGB Muhammad Zainul Majdi Memulai pengajian dalam Rangka Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di GOR Hamzanwadi komplek Pesantren Yayasan Pendidikan Hamzanwadi dengan melepas Mahasiswa/Tulab yang akan belajar ke Universitas Al-Azhar Mesir. Jumlah Mahasiswa yang akan diberangkatkan adalah 19 Mahasiswa/Tullab.

TGB Memberikan Pesan akan pentingnya adab kepada para Mahasiswa/Tullab dan tantangan yang akan dihadapi oleh mereka di Kairo mesir.

Para Mahasiswa/Tulab di ingatkan untuk selalu ingat akan tauladan para guru-guru besar.

Dalam suasana Maulid Rasulullah SAW TGB menyampaikan pentingya adab terhadap Nabi Muhammad SAW memuliakan serta meninggikan kedudukan Rasul.

TGB Menceritakan adab para sahabat utama ketika Nabi Muhammad SAW yang dalam keadaan sakit dan Abu Bakar RA menjadi Imam dan ketika Abu Bakar mengetahui Rasul bangun dari peraduan Abu Bakar mundur seketika walaupun Nabi Muhammad SAW telah memberikan isyarat supaya Abu Bakar tetap mengimami Sholat. Namun demi adab, penghormatan dan takzimnya terhadap Rasulullah SAW, Abu Bakar tetap memberikan jalan kepada Nabi Muhammad untuk memimpin Sholat.

Lebih Lanjut TGB menyatakan pentingnya para santri punya kompetensi kemampuan untuk bersaing dalam dunia global baik dengan penguasaan Ilmu Agama kemudian Bahasa Dunia penguasaan ilmu science (matematika,Fisika Biologi) sesuai dengan pesan Almagfurlah Pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid supaya para Pelajar/Santri/Tullab selalu dalam membawa kebaikan dunia Akhirat(NW Fil Khair dan NW Fastabikul Khairat)

TGB Menyatakan Santri harus meninggalkan hal-hal yang tak berguna apalagi di social media banyak beredar berita-berita yang tidak benar yang disebut berita Hoax, berita yang berisi pesimisme berita yang perpecahan dan kebencian serta memutus Silaturahmi dll Berita benar saja tak cukup kalau berita itu tak bermanfaat jangan disebarkan.

TGB Menutup dengan pesan untuk mengokohkan silaturrahim dan memperkuat persatuan.(red)

LEAVE A REPLY