PERHIMPUNAN PEMUDA HINDU NTB UCAPKAN SELAMAT ATAS PELAKSANAAN PERUBAHAN NAMA BANDARA

0

Mataram kabarlombok.com : Terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan RI Nomor KP 1421 Tahun 2018 tentang perubahan nama Bandara Lombok International Airport (LIA) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), yang kemudian pelaksanaannya melalui SK Gubernur NTB Nomor : 550/375/dishub/2019 tentang pelaksanaan perubahan nama bandara. Perubahan resmi ini menjadi kesyukuran tersendiri bagi masyarakat NTB bahwa nama pahlawan nasional dijadikan sebagai nama bandara, sama halnya dengan bandara internasional didaerah lainnya seperti Bali yakni Nama Pahlawan I Gusti Ngurah Rai, Bandara di Maluku juga Nama Pahlawan Pattimura demikian juga di sulawesi selatan menggunakan nama pahlawan nasional Sultan Hasanuddin.
Perubahan nama bandara internasional lombok menjadi nama pahlawan Nasional tentu harus kita dukung bersama, itu supaya generasi muda, dan generasi berikutnya serta anak cucu kita mendatang mengetahui bahwa NTB Punya Putra Daerah Sebagai Pahlawan Nasional salah satunya melalui bandara internasional, kata I Made Brate S.Pd. Ketua Peradah NTB. lanjutnya, setiap orang yang datang ke bandara akan tau bahwa nama bandara kita adalah Nama Pahlawan Nasional asal NTB. bagian dari proses sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai kepahlawanan. Jadi Kami Dari Peradah NTB, sangat setuju atas perubahan nama tersebut. kami bangga punya pahlawan yang jasa-jasa perjuangannya kita bisa nikmati seperti sekarang ini. Dan tugas kita dari anak-anak muda NTB adalah melakukan sosialisasi dan internalisasi kepada seluruh masyarakat bagaimana generasi muda berikutnya tidak lupa atas jasa para pahlawan (pungkas Brate).
Anak-anak Muda NTB justru harus memacu diri utk bisa memperkuat diri dengan keilmuan dan keterampilan yanh dibutuhkan dalam pengelolaan bandara, wisata NTB. Apalagi bandara berada pada Kawasan Ekonomi Khusus, lebih-lebih Motor GP akan ada disana. Sudah tentu akan menyerapbtenaga kerja yang banyak. Kalo anak-anak muda NTB tidak siap bersaing dengan dunia kerja pada pembangunan daerahnya sendiri, kan gak bisa kita ikut memberi andil yang maksimal untuk daerah.
oleh karena itu, perubahan nama bandara internasional lombok menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, kita jadikan sebagai motivasi dan semangat kerja yang tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Harapan kami dari peradah NTB, sebagai tanda jasa, penghormatan dan tanda terimakasih atas perjuangan Pahlawan Nasional asal NTB, kami mendukung penuh perubahan nama bandara dengan kita sama-sama

mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan slaing menghargai. Harapan kami semoga kualitas pelayanan operasional Bandara lebih baik, dna menceinkan budaya budaya lokal yang kita miliki (red)

LEAVE A REPLY