Peran Media dalam Sistem Mitigasi Bencana Harus Optimal

0

Mataram, – Peran media dalam kebencanaan sangatlah vital. Ketersediaan informasi akurat yang bersumber jelas diharapkan dapat mengurangi potensi kegaduhan di masyarakat saat bencana terjadi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, I Gde Putu Aryadi, S.Sos, MH saat menyampaikan materi dalam kegiatan seminar Latihan Penanggulangan Bencana Alam yang digelar di Aula  Korem 162/Wirabakti, Senin (28/10) dalam memaksimalkan publikasi pemberitaan dalam kebencanaan. Seminar ini diikuti ratusan prajurit TNI, termasuk anggota Babinsa se kota Mataram.

Diungkapkan Kepala Dinas, setidaknya ada tiga pedoman yang harus dipegang dalam pengelolaan informasi kebencanaan, yaitu pertama ; pentingnya informasi geologi/geografis pada suatu daerah. Dalam hal ini sosialisasi/ informasi awal tentang keadaan daerah harus dikomunikasikan kepada masyarakat, misalnya saja memberikan peringatan bahwa suatu daerah tergolong rawan bencana.

Kedua; harus ada lembaga/instansi yang berwenang dalam mengeluarkan  informasi akurat dan terpercaya, tujuannya agar sewaktu waktu terjadi bencana, masyarakat tidak mengkonsumsi berita yang asal usulnya tidak jelas (hoax). Serta yang terakhir ungkap Kadis, yakni tersedianya sistem informasi yang berguna mewadahi segala aksi beragam bencana.

“Media wajib memberikan serta menyajikan informasi dari sumber yang benar baik sebelum, saat terjadi maupun pasca bencana.
“Ungkap mantan irbansus di Inspektorat NTB itu.

Dalam kesempatan yang sama, Aryadi sapaan akrabnya, juga menjelaskan saat ini pemda NTB dalam hal kebencanaan telah  menjadi prioritas utama serta menjadi salah satu misi pembangunan di era kepemimpinan bang Zul dan Ummi Rohmi. “Pemprov NTB, sudah memiliki program Desa tangguh bencana, sekolah siaga bencana serta aplikasi sistem informasi bencana yakni Si AGA. Semua itu upaya untuk mewujudkan NTB tangguh dan mantap,” ujar Aryadi.

Tak lupa ia juga mengucapkan apresiasi terhadap TNI yang telah bahu membahu bersama Pemerintah Provinsi NTB serta kabupaten/kota selama bencana gempa bumi yang melanda NTBdi tahun 2018 lalu, hingga proses rehab rekon yang dinilai berjalan dengan baik. Ia mengharapkan sinergitas itu tetap terbangun dan terjaga dan semakin baik lagi. “Kami harapkan kawan kawan dari unsur TNI tetap bersinergi. Komunikasi yang sudah terjalin tetap terjaga untuk membangun daerah kita bersama,” harapnya.(red)

LEAVE A REPLY