Penolakan Kebijakan FDS, TGB : Diperlukan Penjelasan Detail dan Utuh

0

kabarlombok.com | Mataram

Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB Dr. HM Zainul Majdi menyebut kebijakan Full Day School memerlukan penjelasan secara detail dan utuh kepada seluruh elemen masyarakat tentang esensi kebijakan tersebut. Sehingga, dengan dialog dan komunikasi yang baik dapat menghilangkan barbagai kekhawatiran yang muncul di tengah masyarakat.

“Ada pemahaman bahwa penguatan pendidikan karakter yang akan diterapkan dalam FDS itu tidak menyebabkan pengaruh buruk terhadap satu insitusi atau sistem pendidikan yang sudah jalan,” Jelas Gubernur di Mataram (16/8) saat menanggapi aspirasi massa dari warga NU yang menolak kebijakan FDS tersebut.

Karena itu, ia meminta pemerintah, khususnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk lebih mengintensifkan sosialisasi, diskusi dan dialog untuk menerima masukan dari berbagai komponen masyarakat.

Dalam aspirasinya, warga NU menolak kebijakan sekolah lima hari tersebut karena dikhawatirkan mengganggu proses pembelajaran yang sudah diterapakna selama ini, khususnya di pondok pesantren.

LEAVE A REPLY