Pemuda dan Penenun Pringgasela Siap Jadi Team Sukses Cagub dan Cabup

0

Lombok Timur kabarlombok.com

 

Kami siap tidak di bayar seperti tim sukses lainnya,kami akan bekerja sekuatnya untuk memenangkan para calon Gubernur atau Bupati yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur NTB atau Pemilihan Bupati Lombok Timur tahun 2018 ini, Demikian Muhammad Nur atau akrab di panggil Ombet Tokoh Pemuda Pringgasela Lombok Timur seperti diutarakan kepada kabarlombok.com.

Seperti diketahui Lombok Timur pada tahun 2018 akan ikut melaksanakan 2 Hajatan Pilkada yang pertama adalah pemilihan Bupati Lombok Timur dan yang kedua adalah Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat yang tentunya berbarengan dengan kabupaten/kota se-NTB untuk memilih orang nomor satu di Provinsi ini.

Di Kecamatan Pringgasela ada 1500 orang penenun yang siap bergerak memenangkan para calon-calon tersebut dan itu sebagai syarat bagi para calon jikalau ingin memperoleh suara dari mereka,tambah Ombet! Sekali lagi kami tidak minta uang namun para calon harus menandatangani semacam surat kontrak bila nanti terpilih maka ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Pemerintah Provinsi harus dan diwajib memakai Baju Dinas berbahan dasar tenun pada hari-hari tertentu, karena selama ini masalah penenun kita adalah di Pemasaran, Dari pada kampanye macam-macam dan kasih uang 10 atau 20 Ribu mending bantu penenun kita dengan pemerintah nantinya berbelanja di pengerajin tenun lokal kami rasa pasti akan jauh lebih bermanfaat .

Pemuda dan pengerajin tenun Pringgasela nanti akan mengundang semua calon Bupati dan Gubernur untuk berdiskusi dan menyampaikan visi misi tentang Ekonomi kreatif kita “biding” mereka kalau sekiranya pas dan cocok untuk membangun kekuatan ekonomi daerah berbasis kerakyatan  dengan ikhlas  pemuda dan penenun Pringgasela  akan berjuang jadi tim sukses “gratisan”  untuk para calon tersebut.

Muhammad Nur menambahkan, Di data kami ada 1500 kepala keluarga yang menggantungkan hidupnya pada industri turun temurun ini belum lagi pengepul, penjual dan banyak lagi yang terlibat maka sungguh berarti bagi masyarakat Pringgasela apabila Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Kabupaten bisa membuat kebijakan untuk mewajibkan memakai tenun buatan lokal kepada aparatnya”kan tenun itu banyak,  ada di desa Sukarara, bayan dan daerah lain di NTB”   jadi semua dapat menikmatinya bila kebijakan tersebut dilakukan.

LEAVE A REPLY