Pelayanan administrasi Dukcapil, Pemda Lotim Terapkan Pola Jemput Bola

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

KTP Elektronik atau biasa disebut KTP-El merupakan syarat mutlak untuk dapat menggunakan hak pilih pada PEMILU SERENTAK 2019, tanpa KTP-El, warga tidak akan mendapatkan formulir C1 atau undangan pemilihan. Hal ini sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pemilu.

Namun terkait Pilkada serentak 2018, bagi warga yang belum memiliki KTP-El masih dapat menggunakan  Surat Keterangan ( SUKET) dari Dinas Dukcapil. Undang-undang Pilkada masih memberikan ruang penggunaan Suket sehingga statusnya masih legal digunakan dalam Pilkada.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kab. Lombok Timur Ahmad Subhan di Selong (28/8). Ia menyebut, Perekaman data KTP-El bertujuan agar penduduk memiliki data tunggal yang langsung masuk ke pusat data milik Kemendagri. Satu warga negara harus punya satu NIK, artinya, hanya ada satu KTP yang terdata secara sah dan tidak diperbolehkan memiliki KTP ganda.

Kemendagri menargetkan perekaman data KTP-El tuntas pada penghujung tahun 2017.

Untuk itu lanjutnya, terkait KTP-El dan layanan Dukcapil lainnya, Pemda Lombok Timur menaruh perhatian serius. Perekaman data kependudukan di Kabupaten Lombok Timur oleh Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten telah berjalan cukup baik.

“Namun, masih banyak warga yang belum merekam data kependudukan karena berbagai alasan. Untuk mengatasi hal itu dan sesuai Instruksi dari Dirjen Dukcapil Kemendagri, Dinas Dukcapil Lotim sudah menerapkan pola jemput bola  untuk perekaman KTP-el ke semua desa di wilayah Lombok Timur  dan mengantar blangko KTP yang sudah tercetak agar masyarakat tidak terbebani dengan biaya” ujarnya.

Subhan menambahkan, sebagai bentuk perhatian Pemda dalam pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil , Bupati Lombok Timur Ali bin Dachlan telah menganggarkan kendaraaan operasional untuk pelayanan keliling administrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang bersumber dari dana APBD Kab. Lotim Tahun Anggaran 2017 dan siap dioperasikan untuk pelayanan keliling pada akhir Agustus 2017 .

“Di NTB hanya Pemkab Lotim yang baru memiliki mobil yg khusus untuk pelayanan keliling ini dilengkapi dengan sarana pendukungnya. Hal ini sebagai bentuk perhatian yang tinggi dari Pemerintah Daerah dalam upaya memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, untuk menyukseskan program ini,  dibutuhkan perhatian dan sikap proaktif masyarakat” katanya menandaskan.

LEAVE A REPLY