Peduli Korban Gempa, KNCI Salurkan Air Bersih dan Sembako

0

Pengurus KNCI wilayah Lombok Suandi Kusuma Jaya, S.Sos menyerahkan bantuan bagi korban gempa di Dusun Telaga Legundi Desa Senaru Lombok Utara.

Kabarlombok.com – Lombok Utara
Kesatuan Niaga Celular Indonesia (KNCI) menyalurkan bantuan ke lokasi gempa, di dua kabupaten terdampak gempa Lombok Utara dan Lombok Timur.

KNCI menyasar lokasi-lokasi terdampak yang minim tersentuh bantuan seperti di Desa Senaru, Desa Loloan, di Bayan Lombok Utara, kemudian Desa Madayin, Obel-obel dan Sajang, di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Pengurus KNCI wilayah Lombok Suandi Kusuma Jaya, S.Sos menjelaskan, sumbangan peduli gempa ini adalah sumbangan seluruh anggota KNCI yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke yang disatukan dalam bentuk donasi sosial yang disebut “Gema” atau Gerakan Manfaat yang konsen pada kegitan-kegiatan sosial.

“Kita tidak semata profit oriented, tapi juga aktif dalam berbagai kegiatan social, seperti gempa Aceh, Pangandaran, hingga sekarang Gempa Lombok,” ujarnya, saat pemberian santunan di Dusun Telaga Legundi Desa Senaru Lombok Utara, Sabtu (4/8).

Gempa Lombok, yang banyak menyita perhatian di seluruh pelosok negeri bahkan dunia, membuat pihaknya beri inisiatif untuk melakukan penggalangan dana bantuan sosial.

“Terkumpullah dana meskipun hanya sedikit, paling tidak dapat meringankan beban para korban,” sambung pria yang juga ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lombok Tengah ini.

Dana tersebut kemudian dibelikan berbagai keperluan untuk para korban gempa, mulai dari 30 dum truk air bersih, air mineral, susu kemasan, 200 lembar tikar, buah-buahan, permen, pop mie, mie instan, dan sembako, seta kebutuhan lainnya.

Bantuan bagi korban gempa ini, akan simultan diberikan karena melihat intensitas gempa, dan banyaknya korban termasuk kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa berkekuatan 6,4 SR.

“Kami akan himpun lagi donasi untuk terus berkontribusi untuk para korban terutama yang belum tersentuh bantuan,” tutup pengusaha muda yang juga Ketua Comunity Celluler Lombok(CCL).

Sementara itu pemerintah telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 11 agustus, dari sebelumnya sampai 4 agustus mengingat kondisi korban gempa yang masih belum tertangani maksimal. (bn)

LEAVE A REPLY