PDAM Giri Menang Borong Penghargaan Top BUMD

0

PRESTASI BUMD: Dari kiri Plt Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, Dirut PDAM Giri Menang HL Ahmad Zaini, dan Pjs Bupati Lombok Barat H Saswadi usai menerima penghargaan dalam anugerah Top BUMD 2018, Kamis (3/5).

 

Kabarlombok.com, JAKARTA – PDAM Giri Menang memborong sejumlah penghargaan pada ajang Top BUMD 2018 yang bertemakan “BUMD Hebat Kunci percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia”.
Acara yang dihelat oleh Majalah BusinessNews Indonesia bekerja sama dengan Asia Business Research Center ini dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, Ketua DPD RI Oesman Sapta, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan. Penghargaan yang diraih PDAM Giri Menang meliputi, Top BUMD, Top BUMD PDAM, dan Top CEO.

Direktur Utama PDAM Giri Menang HL Ahmad Zaini mengatakan, penghargaan yang diraih bagian dari kerja keras semua pihak.

“Bukan pribadi. Ada peran dewan pengawas, pemilik, dan pegawai,” katanya di Jakarta, Kamis (3/5).

Dijelaskan, dengan raihan penghargaan ini tantangan kian berat. Pengakuan dari luar ini jadi beban untuk bekerja lebih keras lagi.

“Kami menyadari banyak kekurangan. Tak ada kesempurnaan, masih banyak keluhan tentang air yang tak ada, tentu penghargaan ini dianggap sebelah mata,” ucapnya.

“Namun, buat kami ini motivasi bekerja lebih semangat,” tandasnya.

Zaini tak memungkiri tiga penghargaan itu mengejutkan. Apalagi Plt Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan Pjs Bupati Lombok Barat meraih pembina Top BUMD 2018.

“Capaian BUMD tak bisa dilepaskan dari kebijakan pemilik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, meraih penghargaan Top BUMD itu menjadi pelecut. BUMD menjadi beban daerah, pengembangan cukup diperlukan. Saat ini di Indonesia ada 1.123 BUMD.

“Kalaupun nanti tidak bisa untung, setidaknya impas. Jangan merugi,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, bagi BUMD penghargaan ini bukan acuan utama. Yang utama harus berkembang dan kian baik.

“Regulasi dan SDM harus kian dipersiapkan,” sambungnya.

Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang mengurai, gubernur, wali kota, dan bupati sebagai ujung tombak daerah. Indonesia menjadi makmur karena peran mereka.

“Yang penting tak menyimpang dari aturan,” katanya.

M Lutfi Handayani selaku ketua penyelenggara mengatakan, acara Top BUMD 2018 diikuti 200 BUMD terbaik di Indonesia yang masuk nominasi untuk meraih penghargaan TOP BUMD 2018. Berdasarkan data penyelenggara, di antara 700 undangan yang hadir itu antara lain gubernur, walikota/bupati pemenang Top Pembina BUMD, serta  jajaran direksi/komisaris dan manajer BUMD.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap BUMD, dapat terpacu untuk selalu berprestasi dan berperan penting dalam pembangunan daerah dan perekonomian nasional,” katanya. (jkt007)

LEAVE A REPLY