Pasar Pancingan Bilabante Potret Wisata Pemancingan NTB yang Menasional

0

Kabarlombok.com – LOMBOK TENGAH

Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Deputi Bidang Pemasaran, dan Kadis Pariwisata NTB secara khusus mengunjungi wisata pemancingan tepatnya Pasar Pancingan Bilabante yang ada di Desa Bilabante Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah, Jumat (6/7).

Menteri yang sukses membranding NTB bersama TGB menjadi The Best Halal Tourism ini memaparkan pasar pancingan atau bagi kalangan muda menyebutnya pasar digital, sudah menasional. Sehingga Arief Yahya meminta Pemerintah Daerah mengelolanya dengan baik. Menurutnya jika bisa dilakukan, maka akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, terlebih seperti pasar pancingan Bilabante yang sudah menasional ini.

“Destinasi wisata digital seperti wisata di pasar pemancingan ini sangat menarik para wisatawan. Terlebih saat ini perkembangan pariwisata NTB sangat pesat, maka nantinya kita harapkan wisata yang ada ditempat ini bisa mengalahkan wisata yang ada di Daerah lain, bahkan bisa mengalahkan wisata Internasional,”ungkapnya.

Seperti diketahui kata dia bahwa kunjungan wisata di NTB saat ini terbaik Nasional, hal itu terlihat dari okupansi hotel sesuai data terakhir. Hanya saja yang menjadi kelemahan adalah faktor dana, untuk itu pihaknya berjanji kedepan akan memberikan dana kepada masyarakat agar nantinya bisa mengembangkan berbagai potensi yang ada.

“Kita sedang susun agar ada kredit usaha rakyat agar perbankan bisa membantu 12 pedagang yang ada di Desa Bilebante ini. Karena memang wisata ini menjadi salah satu topik paling hangat di media sosial. Sehingga kita berharap kedepan akan ada lagi pasar pancingan yang dibuat oleh masyarakat,” cetusnya.

Arief menjelaskan, sektor pariwisata merupakan salah satu daya dukung menekan angka kemiskinan. Bila Desa dikelola wisatanya dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, maka pihaknya optimisi tingkat perekonomian masyarakat bisa menjadi lebih baik lagi.

“Tentunya perkembangan wisata tidak terlepas dari dukungan masyarakat setempat, dan alhamdulilah di NTB tingkat keriminalitas jauh berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sehingga kita berharap kedepan wisatawan domestik dan mancanegara yang datang semakin meningkat.” tandasnya.

Dengan berdirinya sekolah pariwisata terbesar di Lombok Tengah yaitu Poltekpar NTB sebagai penunjang, Arief berharap agar masyarakat bisa memanfaatkan sekolah tersebut dengan memasukkan anak-anaknya sehingga kedepan tercipta Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang ahli dan memadai.

“Untuk itu mari para generasi muda untuk sekolah di Poltekpar untuk mempersiapkan diri menerima berbagai kemajuan pariwisata NTB ini,” tutupnya. (rls)

LEAVE A REPLY