Paelori: Lebih Baik Kita Adu Program dan Gagasan

0

kabarlombok.com – Lombok Timur
Sejak hasil pleno internal sementara Partai Golkar Lombok Timur belum lama ini menetapkan nama Daeng Paelori menjadi bakal calon bupati pada Pilbup 2018.

Sejumlah baleho dengan tagline “menuju lombok timur gemilang” dan “butuh komitmen, bukan basa-basi” yang memasang photo Ketua DPD Partai Golkar Lotim H Daeng Paelori, di sejumlah titik baliho tersebut tak jarang dijumpai tampak berpapasan dengan baliho calon lainnya, publikpun menilai yang menarik pada baliho tersebut nama H Daeng Paelori disingkat menjadi HD. Paelori.

Disain baliho itupun menuai komentar beberapa pihak terutama di media sosial yang akhir-akhir ini dinilai sudah mulai menjurus pada isu SARA, Paelori dengan tegas mengatakan bahwa masyarakat kini sudah cerdas, sehingga sangat tidak etis menggunakan isu-isu SARA apalagi itu singkatan sebuah nama.

“Tidak boleh itu pakai-pakai isu SARA, lebih baik kita adu program dan gagasan, daripada mengangkat isu-isu SARA” kata Wakil Ketua DPRD Lotim ini kepada kabarlombok.com (10/5).

Beberapa pihak menilai kata Daeng pada awal nama Paelori tersebut menunjukkan bahwa Daeng Paelori bukanlah nama warga keturunan sasak asli, padahal kata Paelori, hal tersebut hanyalah singkatan dan mestinya tidak perlu dikait-kaitkan dengan isu SARA.

“Nama saya memang disingkat begitu, apa bedanya dengan kata Lalu menjadi L, Raden menjadi R, itu kan hanya singkatan saja” pungkasnya.

LEAVE A REPLY