MENKO POLHUKAM & MENSOS SANTUNI KORBAN GEMPA DI KLU

0

Kabarlombok.com – Lombok Utara

Dua hari pasca gempa berkekuatan 7,0 SR yang  Mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, Menko Polhukam Wiranto, selaku pimpinan tanggap darurat penanganan korban gempa di Lombok, didampingi Menteri Sosial Idrus Marham beserta Sekretaris Daerah Provisi NTB Ir. H. Rosiyadi Sayuti, M.Sc., Ph.D dan Bupati KLU H. Najmul Ahyar meninjau para pengungsi korban Gempa di Lapangan Umum Tanjung, Selasa (7/8).

Dalam kunjungan tersebut Menko Polhukam didampingi Mensos menemui para ahli waris korban untuk menyerahkan langsung santunan dari pemerintah pusat diterima secara simbolis masing-masing ahli waris korban sebesar Rp 15  juta dengan total Rp 2.190.000.000,- untuk para ahli waris korban yang meninggal dunia. Sedangkan untuk penanganan darurat dari Kementerian Sosial menyerahkan bantuan dengan total sebesar Rp 1.958.171.920.

Untuk diketahui menurut rilis yang dikeluarkan humaspro klu bahwa korban gempa sampai saat ini Rabu (8/8) sebanyak 347 orang, dan diperkirakan akan terus bertambah mengingat masih cukup banyak korban yang belum dapat dievakuasi dari reruntuhan, terutama di tempat ibadah seperti masjid.

Menko Polhukam Wiranto selaku pimpinan sekaligus melakukan evaluasi pergerakan kinerja tim di lapangan, termasuk evakuasi wisatawan yang beradi di Gili Trawangan.

“Ini sesuai instruksi Presiden Jokowi agar penanganan semua korban berjalan baik,  wisatawan asing tidak terlantar, kita  pastikan mereka dapat fasilitas dengan baik untuk kembali sesuai dengan tujuannya,” ungkapnya Wiranto.

Sementara itu usai menyerahkan santunan Idrus Marham menyampaikan bela sungkawa atas musibah Gempa yang menelan banyak korban. Ia meminta keluarga korban agar tetap tabah.

“Pemeritah pusat melalui kementerian sosial ikut berbela sungkawa dan berduka cita, semoga keluarga tabah menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Selain memberikan santunan, Menko Polhukam dan Mensos juga meninjau langsung posko bantuan, dapur umum, Posko kesehatan Kostrad dan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara. Hal itu untuk memastikan distribusi makanan, pelayanan kesehatan serta ketersediaan air bersih bagi para korban luka dan pengungsi berjalan dengan baik.

“Pastikan semua logistic terdistribusi dengan baik dan merata, jangan sampai ada yang merasa tidak dapat mekanan dan tenda,” pintanya.

Untuk langka kedepannya Mensos meminta Bupati KLU untuk terus melakukan penyisiran masyarakat-masyarakat yang mengungsi di tempat-tempat terpencil dan melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak serta jumlah keluarga yang ada di dalamnya. Ia mengatakan bahwa data dari seluruh korban terdampak gempa bumi sangat dibutuhkan oleh Kementerian Sosial. Hal itu untuk memastikan kebijakan pemerintah pusat dalam penanganan korban gempa kedepan.

Menko Polhukam dan Mensos menyampaikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah bahu membahu siang dan bahkan malam tak kenal lelah membantu mengevakuasi korban mulai hari pertama hingga saat ini.

“Dalam waktu dekat juga akan segera tiba 800 personil dari Mabes TNI yang akan membantu menangani korban, mulai dari logistik berupa obat-obatan, alat berat dan Kapal Rumah Takit Terapung TNI AL akan segera tiba hari ini,” imbuh Wiranto. (bn)

LEAVE A REPLY