Melalui Diklat Guru diharapkan Mampu Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalitas

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas serta mendorong kreatifitas dan inovasi guru dalam membenahi mutu pendidikan Lingkup Pemrintah kab. Lotim, Sebanyak 50 orang perwakilan dari guru TK, SD dan kepala sekolah, mengikuti Diklat Teknis Fungsional penyusunan Karya Tulis Ilmiah bagi guru PNS lingkup Pemerintah Kab. Lotim tahun 2017.

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Lombok Timur yang diwakili Assisten II bidang ekonomi Pembangunn dan Kesra Setda Kab. Lotim Drs. H. Sahabuddin, MM (Senin 7/8) di Aula MTs Model Selong.

Assisten II dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan bidang pendidikan menempati posisi yang sangat Strategis dalam pembangunan suatu bangsa, Karena sangat menentukan keberlangsungan kehidupan suatu bangsa, yang merupakan  wahana investasi sumber daya manusia.

Melihat posisi yang demikian urgen dan Strategis, pendidikan sebagai salah satu Prioritas pembangunn sebagaimana telah dituangkan dalam dokumen RPJMD  2013-2018, dalam implementasinya Pemerintah Kabupaten lombok Timur berupaya menciptakan strategi yang memungkinkan terciptanya kondisi yg berkualitas  dan merata bagi seluruh masyarkat daerah. Peranan guru-guru profesional merupakan ujung tombak sekaligus pilar penyangga utama  strategi pembangunn pendidikan yang diterapkan.

“artinya bagaimanapun bagusnya sebuah strategi membangun pendidikan, namun tanpa didukung dengan ketersediaan guru-guru profesional  yang handal mustahil akan mencapai sasaran” ungkapnya.

Untuk itu lanjutnya, guru dituntut agar mampu menghasilkan Karya Ilmiah, selain memiliki peran strategis dalam upaya pengembangan profesi guru, Karena Karya Ilmiah merupakan salah satu syarat untuk kenaikan pangkat guru PNS.

Sementara itu Kepala BKPSDM Kab. Lombok Timur H.Najamuddin M.Si mengatakan setelah Organissi Perangkat Daerah (OPD) berubah dengan di tariknya guru ke Provinsi yang jumlahnya mencapai 10.846 orang dari data tersebut jumlah guru sebanyak 5.645 orang dan Non Guru sebanyak 5.210 0rang.

Berdasarkan Permen ARB No.16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional dan Angka kredit dan Peraturan Pemerintah No.17 Tahun 2010 Tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan yang di ubah dengan PP No.66 Tahun 2010. Yang menetapkan bahwa guru yang naik pangkatnya dari III/c dan seterusnya diwajibkan sebagai persyaratan Mutlak membuat Tulisan Karya Ilmiah. Untuk dimaklumi bahwa sejumlah 3.378 orang guru yang terkendala kenaikan pangkatnya di sebabkan belum menyelesaikan kewajibanya membuat Karya Tulis ilmiah.

Melihat kondisi ini, kata Kepala BKSDM, pihaknya bekerja sama dengan Dikbud untuk mencoba mencari solusi terbaik yakni dengan menyelenggarakan diklat tersebut.

“Hajat kita bersama bahwa yang kita diklat akan lebih dari 50 orang namun kendala anggaran dan aturan sehingga kita tidak bisa berbuat banyak” kata Najamuddin

Iapun mengharapkan bagi guru yang berkesempatan diklat pada Tahun ini dapat menularkan ilmunya kepada guru-guru yang lain, sekaligus berpesan agar para peserta diklat dapat meningkatkan minat baca dan menulis sehingga apa yang menjadi harapan untuk meningkatkan propesionalitas dan kompetensi dapat terwujud.

Diklat ini dilaksanakan selama 15 hari, dari tanggal 7 Sampai dengan 21 Agustus 2017.

LEAVE A REPLY