Masyarakat Desa Pohgading Tolak Pengangkutan Pasir Besi Dari Desa Mereka

0

 

FOTO: Warga bertemu unsur desa Pohgading, dan Muspika Pringgabaya guna membicarakan terkait penambangan pasir di dusun Dedalpak

 

 

Pohgading.kabarlombok.com, LOTIM – Sejumlah masyarakat dusun Dedalpak, desa Pohgading, Pringgabaya, menolak penambangan pasir besi dari desa mereka oleh sebuah perusahaan. Penolakan tersebut ditunjukkan dengan melakukan aksi di kantor desa setempat, Selasa (15/5).

Sekitar 10 orang bergerak menuju kantor desa Pohgading dengan membawa dua buah spanduk yang bertuliskan penolakan pengangkutan pasir besi keluar wilayah mereka.

“Selama ada penambangan ini tidak pernah ada konfirmasi atau sosialisasi dalam bentuk apapun,” ujar koordinator aksi, Rahim.

Ia bersama rekannya menuntut beberapa hal lainnya. Seperti, rekomendasi surat yang ditanda tangani oleh kades sebelumnya terkait penambangan tersebut agar ditarik atau dicabut. Kemudian, untuk sementara pengolahan dan pengangkutan pasir besi di dedalpak sementara.

 

 

Sementara itu, kades Pohgading, Mukti mengatakan masalah surat yang ditanda tanganinya adalah bukan tanda tangan pengolahan tambang pasir besi, melainkan tanda tangan tanggul pantai dedalpak. Dan surat inipun juga akan dicabut.

“Kemudian dalam waktu dekat akan dipertemukan atau mengundang masyarakat untuk membahas hal ini,” ujar Mukti pada warga.

Selanjutnya, bersama kades, Muspika Pringgabaya, kepolisian sektor Pringgabaya, juga warga bersama-sama menuju lokasi tambang. Dimana, saat di lokasi dilakukan pemberhentian operasi penambangan untuk sementara waktu. (zn)

 

LEAVE A REPLY