Lotim dikunjungi Bupati Pangkajene dan Kepulauan

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menerima kunjungan Silaturrahmi Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan di Rupatama I kantor Bupati Lombok Timur, senin (15/01).

Silahturrahmi tersebut diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur bersama Sekda dan kepala OPD lingkup Pemkab.Lombok Timur.

Bupati Lombok Timur H. Moch. Ali Bin Dachlan dalam kata penerimaannya menyampaikan bahwa acara silaturahmi ini perlu dan harus dibudayakan, mengingat Daerah ini merupakan jalur Timur termasuk Sulawesi, Bali, NTT dan NTB. Dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan pasti ada hal-hal yang baru yang perlu ditingkatkan dari Daerah yang berbeda.

Lanjut disampaikan bahwa Jumlah penduduk Lombok Timur saat ini sebesar 1,3 juta jiwa dengan kepadatan penduduk 700 jiwa /km persegi, jika dibandingkan dengan jumlah satu pulau di Pulau Sumbawa, maka jumlah penduduk Lombok Timur jauh lebih besar, ini membuktikan bahwa perbandingan distribusi penduduk dengan luas wilayah tidak seimbang.

“Penghargaan juga disampaikan kepada warga masyarakat Sulawesi yang telah menetap berpuluh-puluh tahun berada di Lombok, termasuk Lombok Timur sendiri atas sumbagsihnya membangun dan berbaur dengan warga masyarakat Lombok” imbuh Ali.

Diakhir sambutan, Ali bd mengucapkan rasa terima kasih dan merasa sangat senang dengan kunjungan ini, berharap kunjungan Silahturrahmi dan persaudaraan ini tetap dapat terjalin dengan baik.

Sementara itu Bupati Pangkajene dan Kepulauan, H. Syamsuddin A. Hamid, SE menyampaikan salah satu maksud dan tujuan silaturahmi ini adalah Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan memohon izin kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk membangun kantor perwakilan bagi warga masyarakat Sulawesi terkait pelayanan Kesehatan, Administrasi kependudukan Dan Pelayanan Kesehatan BPJS.

“Nantinya kantor perwakilan ini dapat dimanfaatkan warga masyarakat Sulawesi yang berada di Lombok Timur,” harap Syamsuddin.

LEAVE A REPLY