KPID NTB Gelar Evaluasi dengar Pendapat Terhadap 11 Lembaga Penyiaran

0

Kabarlombok.com – LOBAR

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB menggelar acara Evaluasi dengar Pendapat Terhadap Pemohon Izin Penyelenggaraan Penyiaran di Provinsi NTB, acara berlansung di The Santosa Villas & Resort–Senggigi, Senin (25/06).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Diskominfotik NTB yang diwakili Oleh Sekrataris Dinas Kominfotik NTB, Fairuz Abadi, SH, Tiga Narasumber dari Akademis–Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlan, QH, MA, Budayawan NTB–H. Lalu Anggawa Nuraksi, Kepala Balai Monitor (Balmon) NTB–Komang Sudiarta, SH.,MH dan 11 lembaga Penyiaran di seluruh NTB sebagai pemohon serta beberapa¬† perwakilan mahasiswa¬† Universitas yang ada di Mataram.

Kepala Diskominfotik NTB, yang diwakili oleh Sekretaris Diskominfotik, Fairuz Abadi, SH dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, ia mengatakan, lembaga penyiaran merupakan sebagai corong menyampaikan informasi. Sehingga informasi itu hanya ada dua, pertama mengajak orang-orang untuk berbuat baik, kedua menghentikan orang berbuat buruk.

“Pelaku penyiaran adalah orang-orang yang memiliki kepantasan untuk menyampaikan amanah dan mengabarkan hal-hal yang baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPID NTB, Yusron Saudi, S.T., M. Pd. Dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari 11 lembaga penyiaran yang telah mengajukan proposal untuk mendapatkan izin penyiaran di NTB.

“11 Lembaga penyiaran ini masing-masing akan memaparkan program yang telah rencanakan.” ungkapnya

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan izin penyiaran di NTB, 11  lembaga penyiaran ini harus mampu menyampaikan program yang mendukung kesejahteraan informasi di NTB, proses Izin penyiaran melalui program yang dipaparkan kemudian dikaji oleh 10 anggota, tiga dari Narasumber di atas dan tujuh orang dari anggota Komisioner KPID NTB, keputusan Izin penyiaran akan berlangsung setelah sidang pleno selanjutnya.

Adapun 11 Lembaga Penyiaran sebagai Pemohon Izin Penyiaran diantaranya, PT Radio Lombok Citra Buanaswarasakti Mataram, PT Radio Silver Bahagia Lombok Utara, PT Radio Cahaya Persada Kota Bima, PT Radio Rizki Barokah Lombok Tengah, PT Radio Raka Sukses Makmur Lombok Timur, PT Radio Rinjani Persada Lombok Timur, PT Radio Surya Berkah Lestari Lombok Tengah, PT Radio Cahaya Timur Sumbawa Besar, PT Radio Atsar Media Madani Kab Sumbawa Barat, PT Radio Suara Tastura Lombok Lombok Tengah, PT Radio Swaracitra Bimalestari Bima.

Yusron juga mengatakan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk mengarahkan penyiaran menuju tatanan yang adil, merata, seimbang terutama mengenai arus informasi dan pesan penyiaran.

“Sebagai upaya kita untuk mewujudkan penyiaran yang dapat memperkukuh integrasi nasional. Kemudian untuk mewujudkan penyelenggaraan yang efektif, efisien dan memiliki kepastian hukum.” tambahnya. (og)

LEAVE A REPLY