KNPI NTB Ajak Generasi Muda NTB Hargai Jasa Pahlawannya

0

 

Mataram, – Perubahan Nama Bandara Internasional Lombok menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid yang disahkan melalui SK Menteri Perhubungan No : 1421 merupakan penghargaan dan penghormatan kepada Pahlawan Nasional asal NTB yakni TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid.

Ketua KNPI NTB Lalu Wire Kencana mengapresiasi penuh atas perubahan nama bandara ini. Ia mengatakan TGKHM Zainuddin Abdul Majid adalah sosok Ulama Besar putra daerah NTB ditetapkan sebagai pahlawan Nasional karena perjuangannya untuk bangsa dan NKRI.

“Almagfurullah Maulanasyekh tidak hanya milik masyarakat NTB, namun milik bangsa Indonesia. Kami dari KNPI mendukung penuh perubahan nama bandara karena itu bagian dari kewajiban kita sebagai tanda terimakasih atas perjuangan beliau,” ujar Wire.

SK Menteri Perhubungan terkait perubahan nama bandara menginstruksikan pelaksanaannya melalui SK Gubernur NTB Nomor : 550/375/dishub/2019 tentang pelaksanaan keputusan menteri perhubungan RI nomor 1421 thn 2018.

“Mari kita sama-sama kawal, kita jaga dan yang terpenting kita jaga kondusifitas daerah ini,” ajaknya.

Ia menyebut pro kontra terkait perubahan nama bandara, itu adalah hal yang biasa. Namun yang harus pahami bersama tegasnya bahwa perubahan nama bandara ini dilakulan oleh negara dan berkekuatan hukum.

“Mari kita sama-sama hormati, kita laksanakan sesuai tugas masing-masing. Yang harus kita dorong sekarang adalah bagaimana BIZAM dikelola lebih profesional, lebih baik kedepannya sesuai dengan kearifan lokal yang kita miliki,” cetusnya.

Wire menambahkan bahwa Nama Bandara yang diambil dari nama Ulama (pahlawan nasional) tentu harus bisa mencerminkan ketokohan dan pengelolaan bandara yang sesuai dengan nilai-nilai agama, budaya dan nilai sosial masyarakat NTB.

“Yang mesti kita lakukan sekarang bagaimana kita generasi muda dapat meningkatkan keterampilan dan sumberdaya yang kita miliki untuk dapat mengisi ruang-ruang pembangunan NTB disemua bidang,” imbuhnya.

Ia mengajak generasi muda NTB untuk saling menghargai, saling jaga, saling mendukung dan tidak melakukan provokasi yang dapat merusak keamanan daerah.(red)

LEAVE A REPLY