Ketua Laskar Pribumi NTB peringatkan keras penghina Lombok

2

Ketua Laskar Pribumi NTB Ahmad Tantawi mengingatkan secara keras “Andi setiono” oknum ini sudah salah sejak dalam pikiran. Fahri hamzah asal sumbawa, tapi yang dibahas ” lombok” . Saya tidak habis pikir jika ada lulusan mengaku UI, tapi daya pengetahuannya tidak seperti UI semestinya.

Pikirannya saja salah, apalagi judul hingga isi tulisannya “Yang paling menjijikkan pandangan andi setiono kepada orang yang sakit jiwa (baca: gila). Sikap andi dalam melihat orang sakit jiwa adalah seburuk-buruk sikap. Tidak mencerminkan manusia waras.
Sikap andi setiono terhadap orang sakit jiwa bertentangan dengan UU kesehatan jiwa yang berupaya melakukan aksi stop stigmatisasi orang yang sakit jiwa”Saya mendukung apa yang dilakukan oleh teman-teman lombok untuk mengadili andi setiono. Tidak ada tempat bagi orang yang mengaku berpendidikan dengan cara pandang merendahkan orang lain.
Suruh belajar ilmu antropologi dulu si andi setiono” lanjut Owi’ geram.

Saya peringatkan! Ketika salah seorang warga NTB yang kebetulan Gubernur kami (TGB Zainul Majdi)  di Hina oleh “Steven” kami langsung bertindak dan mendatangi rumahnya untuk membuat klarifikasi utuh tentang sikap Steven tsb.  Apalagi ini seluruh warga Lombok dia buat tersinggung kami “orang lombok” tidak takut silahkan kami buka ruang untuk si Andi ini “kalau ngaku intelek dan jebolan UI”  ayo berhadapan di forum ilmiah, tapi kalau memang tujuannya hanya menghina bersiaplah menghadapi gugatan Hukum “pungkas mantan pengurus PB HMI ini”.

Seperti diketahui sebelumnya Andi Setiono mengunggah postingan yang membuat masyarakat Lombok meradang, postingan yang sudah di hapus dan belum ada tanggapan yang bersangkutan walaupun banyak nettizen mempertanyakan di wall facebooknya.

2 KOMENTAR

  1. Waaaah salah alamat ni orang.
    Kalau bermasalah sama pak fahri jangan ungkit lombok saudara,, itu artinya ente jual kita beli saudara, ,

  2. Mengaku diri peneliti tapi kok kurang teliti, Fahri Hamzah yg dituju kenapa org lombok yg di singgung, apa hubungannya, anda tdk paham bahwa FH itu bukanlah org lombok ya?, tau apa anda dg kultur masyarakat lombok Andi Setiono? Kalau lombok bukan dirinya maka seharusnya masyarakat sasak itu jadi Hindu semua, bukan pulau 1000 masjid tapi akan menjadi pulau 1000 pura, orang lombok tdk pernah menuntut karena tau akan hak & tanggung jawabnya, masyarakatnya adalah muslim yg taat dan mengamalkan hidup qonaah, tdk ngoyo sok modrn dg menghalalkan segala cara, kalau anda mau tau kepribadian masyarakat sasak sejati, dan saat ini yg sedang bertahta, lihatlah Gubernur kami pak TGB, itulah gambaran masyarakat sasak sejati karena guru besar kami masyarakat sasak adalah Tuan Guru KH. Zainuddin Abdul Majid/Maulana Syieh dlm bidang agama (kakek TGB) dan Dane Rahil dlm bidang Sosial Budaya, bukan pedanda/mangku dari Bali, dan bukan turunan budayawan Bali.
    TGB yg mewakili suku sasak dlm sikap, ucapan, tindakan, dan kecerdasannya jauh berbeda dari yg anda maksudkan jika dibandingkan dg FH, beliau FH ini dari Pulau Sumbawa, jadi daerahnya beda, LOMBOK & SUMBAWA itu lain Pulau, lain daerah, lain alam dan tentunya beda kultur.
    Saran sy sama dg sdr Ahmad Tantawi agar sdr Andi itu lebih banyak belajar antropologi dan sosiologi dulu, agar lebih bijak dlm berbicara menyimpulkan tentang kultur kedaerahan.

LEAVE A REPLY