Kasus Penghinaan terhadap TGB : Tokoh dan Ormas Melaporkan dan Membuat Petisi Tangkap Steven

1

 

Jakarta,Kabarlombok.com

Kasus penghinaan terhadap TGB Zainul Majdi nampaknya berbuntut panjang. Puluhan ormas dan tokoh melaporkan Steven Hadisurya Sulistiyo dan menandatangani petisi atas tindakannya melecehkan Gubernur NTB beberapa waktu lalu di Bandara Changi Singapura dan Bandara Internasional Soekarno Hatta Tanggerang Banten. Adapun yang hadir dalam penandatanganan dan petisi tersebut adalah

1)DPP Federasi Pekerja Mandiri (FPM) Pimpinan Jenderal (Purn) Djoko Santoso.
2) Korps Mahasiswa GPII.
3) Laskar Pribumi NTB Pimpinan Ahmad Tantawi.
4) GMPRI.
5) DPP AL IRSYAD
6) PP-HIMMAH
7) JMNU
8) DPW Arun Bangka Belitung
9) Paguyuban Pascasarjana Bima Dompu – Jakarta
10)GEMA PELOM
11) DPP Generasi Muda Konghucu Indonesia (GEMAKU).
12) PB PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA
13) DPP LBH LPM
14) DPP BAKOMUBIN (ALI MOCHTAR NGABALIN)

Laporan dan penandatanganan petisi hari ini (17/4/2017) dilakukan di Bareskrim Mabes Polri Jalan Merdeka Timur,Jakarta Pusat

Ahmad Tantawi ketua laskar pribumi NTB sekaligus sebagai salah satu inisiator dari pelaporan terhadap Steven Hadisurya ini menyatakan ¬†“Mengadili steven adalah perintah UU dan wajib dilaksanakan oleh pihak kepolisian. Mengabaikan kasus kriminal steven oleh pihak kepolisian jangan sampai membuat kepesimisan masyarakat kepada pihak polisi bahwa setiap korban yang disinyalir bukan dianggap bagian dari kubu pemerintah, maka wajib diabaikan”.

“Kapolri Tito Karnavian wajib memberikan atensi terhadap kasus rasis steven karena TGB yang dihina adalah seorang gubernur yang mendapatkan protokoler keamanan langsung dari pihak polisi sendiri. Jangan sampai hanya karena bapaknya steven merupakan orang terkaya ke 106 Indonesia, lalu polisi seenaknya mengabaikan keamanan psikis seorang pejabat Negara” Tambah Tantawi Aktivis Senior HMI yang sempat menjadi kandidat ketua umum PB HMI.

Tantawi yang juga lulusan salah satu pesantren Nahdlatul Wathan di Nusa Tenggara Barat ini ¬†menambahkan,TGB Zainul Majdi bukanlah milik NTB dan Nahdlatul Wathan saja beliau ini pemimpin muda yang digadang-gadang sebagai pemimpin masa depan Indonesia oleh tokoh Bangsa seperti Prabowo Subianto yang bahkan Presiden Jokowi pun sangat menghargai TGB dan hanya senyum ketika di kritik oleh Gubernur yang sudah memasuki periode ke II jabatannya sebagai Gubernur di NTB ini karena Doktor Tafsir AL-Qur’an jebolan Kairo Mesir ini ¬†bicaranya santun dan teduh hingga walaupun mengkritik tak akan melukai lawan bicara, Semoga Pak Tito dan Jajarannya menuntaskan kasus ini. (red)

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY