Kantor Pos Tetap Serahkan Kiriman Bantuan Korban Gempa ke BPBD

0

Logistik kiriman bantuan untuk korban gempa terlihat menumpuk di Kantor Pos Mataram.

Kabarlombok.com – Mataram
Beberapa hari terakhir masyarakat terutama pengguna jasa kantor pos dibuat heboh dengan viralnya isu di media sosial yang mengatakan “Semua donasi yang disalurkan langsung  ke BNPB dan diklaim  sebagai  bantuan dari  BNPB. Orang yang ditujukan pun tidak bisa mengambil donasi tersebut kecuali jika ada ongkos kirim (ongkir), akan dikirim sesuai alamat yang dituju”.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Muhammad Rum angkat bicara. Ia menampik isu tersebut dan meluruskannya. Ia menjelaskan jika semua kiriman bantuan logistik yang ada dikantor pos dengan nama penerima jelas, tidak akan diambil oleh BPBD.

“Semua kiriman bantuan logistik yang ada dikantor pos  yang ada penerimanya tidak akan diambil oleh BPBD, yang kami ambil adalah bantuan yang ditujukan untuk korban gempa Lombok ataupun bantuan yang tidak ada penerimanya yang dituju dilombok,” jelasnya kepada kabarlombok.com di Mataram Kamis (16/8).

Ia menambahkan jika kiriman bantuan tersebut ada penerimanya maka yang berhak menerimanya adalah si penerima itu sendiri.

“Dan tidak ada namanya ganti ongkos kirim,” tegasnya singkat.

Sementara itu kepala kantor pos Mataram Made Wirata Kamis (16/8) mengeluarkan informasi terkait Kiriman Bantuan Gempa Lombok Via Kantor Pos mataram. Informasi tersebut sebagai berikut :

1. Bahwa pengiriman gratis untuk bantuan Lombok yang ditujukan ke “POSKO BENCANA ALAM LOMBOK” terakhir pada tanggal 16 Agustus 2018.

2. Berkenaan dengan membludaknya bantuan yg telah tiba di Kantor Pos Mataram,  maka PT  Pos Indonesia (Persero)  telah mengambil kebijakan menambah personil dan armada untuk pemrosesan dan distribusi bantuan dengan memaksimalkan sumber daya internal dan beberapa tenaga eksternal.

3. Banyak dari pihak pengirim bantuan yang menuliskan alamat pribadi pada alamat tujuan kiriman yang  seharusnya kiriman bantuan gratis ongkos kirim hanya di alamatkan ke posko.

4. Untuk kiriman dengan alamat Posko Peduli Gempa Kantor Pos Mataram tetap akan kami serahkan ke BPBD Provinsi NTB sesuai dengan SOP sedangkan bantuan dg alamat  pribadi tetap kami upayakan utk kami serahkan kepada penerima sesuai yang tertulis di kiriman (walaupun akan terlambat  dikarenakan bantuan dengan gratis ongkos kirim dengan alamat pribadi seharusnya tidak di perbolehkan).

Untuk kiriman dengan alamat pribadi/ posko  jika ada no.hp nya tetap kami upayakan untuk kami hubungi.

5. Sampai dengan tanggal 15-8-2018 pada data kolekting kami, terdapat jumlah bantuan 667. 167 kg sebayak 67.530 koli melalui PT Pos Indonesia baik yang sudah tiba maupun sedang proses kirim.

Made Wirata menambahkan di luar itu akan ada lagi 5 truk tronton bantuan serta 80 ton via kapal TNI AL ke kantor Pos Mataram.

Ia mengingatkan bahwa Jajaran PT Pos Indonesia akan tetap berupaya menuntaskan amanah masyarakat peduli gempa lombok.

“Kami akan menuntaskan amanah masyarakat siang dan malam dengan ikhlas,” tutupnya. (bn)

LEAVE A REPLY