Kadus Dua Desa Desak Bupati Loteng Copot Kadis PU

0

Praya – Kabarlombok.com. Masyarakat desa Pengenjek dan Pagutan Kecamatan Jonggat menuntut agar Bupati Suhaili FT mencopot kadis PU Loteng jika sampai didefinitifkan desa baru belum juga diperbaiki jalan kabupaten yang menghubungkan kedua desa pemekaran tersebut.

Hal itu disampaikan para kadus kedua desa, Kamis (2/8) kemarin malam. Dalam pertemuan tersebut, jalan kabupaten yang sejauh tiga kilometer merupakan urat nadi ekonomi desa. Sehingga sangat penting dalam menggerakan ekonomi perdesaan, “Sudah bertahun-tahun pemkab berjanji untuk melakukan perbaikan, tapi hingga saat ini belum teralisasi,” ujar Syukron, Kadus Berembeng Daye, Pengenjek.

Menurutnya, semakin dekatnya waktu pelaksanaan pemekaran seharusnya pemerintah sudah menyiapkan fasilitas umum seperti jalan, pasar, kantor desa agar tidak ketinggalan dari desa induknya.

Pertemuan dengan para kadus di desa Pengenjek dan Pagutan, Kecamatan Pringgarata untuk menghimpun sejauhmana persiapan pemekaran desa Pengenjek menjadi desa Berembeng Mulia dan Desa Pengenjek serta Desa Pagutan menjadi desa Tunjang dan Pagutan.

Sementara itu, Direktur LeSa Demarkasi Hasan Masat yang hadir dalam pertemuan tersebut mendesak Bupati Lombok Tengah agar mencopot Kadis PU karena dianggap tidak mampu untuk merealisasikan pembangunan di Loteng.

“Kami akan mendesak Bupati untuk memenuhi keinginan kedua desa tersebut, tidak semata-mata terhadap tinjuan infrastruktur, namun juga fasum sangat mendesak. Jika tidak akan turun aksi pada kamis minggu depan,” ujar Hasan.

Bahkan, menurut Hasan, para warga sudah melakukan melakukan boikot dengan menanami pohon pisang di jalan tersebut sebagai bentuk aksi kepada pemkab. (ko)

LEAVE A REPLY