Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Konsumsi LPG Non Subsidi Meningkat 13%

0

Kabarlombok.com, MATARAM – Menyambut Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H, Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) mempersiapkan langkah-langkah antisipatif dalam penyaluran BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara. Konsumsi normal harian BBM untuk wilayah NTB berjenis premium, solar, kerosene, pertalite, pertamax dan solar non subsidi pada kisaran volume 1.723 KL. Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2018, Pertamina memprediksi terjadi peningkatan konsumsi sekitar 2% hingga 8% untuk produk BBM. Demikian dikatakan General Manager Pertamina Marketing Operation Region V Ibnu Chouldum.

Berikut data konsumsi normal harian dan prediksi pada saat Ramadhan & Idul Fitri 1439 H :

Produk BBM
Konsumsi Normal Harian
Prediksi Konsumsi Ramadhan & Idul Fitri 1439 H

Premium
875 KL/Hari
944 KL/Hari

Pertalite
236 KL/Hari
254 KL/Hari

Pertamax
172 KL/Hari
185 KL/Hari

Solar
408 KL/Hari
400 KL/Hari

Kerosene
108 KL/Hari
113 KL/Hari

Solar Non Subsidi
29 KL/Hari
28S KL/Hari

Selain menyiapkan penambahan stok, Ibnu Chouldum mengatakan Pertamina juga melakukan upaya lainnya seperti pembentukan tim Satgas khusus yang bertugas memantau dan mengkondisikan kelancaran penyaluran BBM dan LPG. Tim Satgas ini akan beroperasi pada H-14 hingga H+7 Idul Fitri.

Penyaluran LPG di Wilayah NTB Sepanjang bulan Ramadhan Berbeda dengan BBM, prediksi rata-rata konsumsi bulanan LPG PSO (bersubsidi 3 kg) di wilayah NTB yaitu sebesar 6.517 Metric Ton / Bulan. Pada saat bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Pertamina memprediksi akan mengalami peningkatan konsumsi LPG 3 Kg dengan estimasi sebesar 8% dari konsumsi normal bulanan atau mencapai 7038 MT. Konsumsi LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 kg) di NTB juga diprediksi mengalami peningkatan selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri sebesar 13% (465 Metric Ton/bulan) dibandingkan dengan konsumsi normal bulanan yaitu sebesar 405 MT.

Berikut upaya Pertamina dalam mengamankan pasokan LPG antara lain :

Melakukan built-up stock di tabung dan menjaga stok di storage agar selalu penuh. Begitu pula built-up stock di agen, pangkalan, dan outlet LPG.
Membentuk 14 agen siaga dan 49 pangkalan siaga di wilayah NTB.
Pengamanan pasokan LPG dengan menambah alokasi penyaluran channel distribution sampai dengan 109% dari konsumsi normal. Memonitor kondisi cuaca dan gelombang penyebrangan Lombok-Bali serta berkoordinasi dengan pihak pelabuhan & kapal.

Penyaluran Bahan Bakar Pesawat (Avtur)
Menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, penyaluran avtur juga diprediksi mengalami peningkatan. Konsumsi rata-rata normal harian untuk NTB sebesar 100 KL dan diprediksi akan meningkat 9%  menjadi 110 KL. Kenaikan konsumsi tertinggi diprediksi pada H-5 dan H+3 saat puncak arus mudik dan arus balik.

Adapun beberapa langkah antisipatif yang dilakukan oleh tim aviasi Pertamina MOR V dalam persiapan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H :

Memastikan kecukupan stok avtur selama bulan Puasa
Pengecekan sarfas dan stocking material yang dibutuhkan
Mengecekan kesiapan seluruh bridger dan AMT.
Menjaga availibility jumlah kendaraan hydrant dispense dan refueller sesuai dengan kebutuhan.

Program Ramadhan dan Idul Fitri 2018
Setiap tahunnya dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina MOR V mengadakan berbagai program menarik antara lain :

Ta’jil Pertamax di SPBU di wilayah MOR V berupa pembagian takjil kepada konsumen SPBU pada saat berbuka puasa.
Serambi Pertamax di Rest Area Tol Kertosono-Ngawi km 626 B yaitu posko dengan fasilitas lengkap yang disediakan oleh Pertamax dari Pertamina kepada pemudik selama musim mudik lebaran untuk beristrirat sebelum melanjutkan perjalanan.

Bedah Mushola di beberapa titik di wilayah MOR V, termasuk memberikan Al-quran dan alat shalat secara gratis.
Kiosk Pertamax, menjual BBK dalam kemasan di jalur mudik.
Program sinergi BUMN seperti pembayaran secara elektronik menggunakan t-cash dan join outlet di SPBU.
Berkoordinasi dengan pihak eksternal dengan Kementerian Perhubungan, POLRI, ESDM & BPH Migas, serta Jasa Marga & BPJT.

Ibnu Chouldum mengatakan Pertamina MOR V berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1439 H dengan lancar.

“Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan untuk memperlancar penyaluran BBM dan LPG dengan melaporkan kendala atau hambatan yang ditemui di lapangan melalui conctact center Pertamina 1-500-000 atau ke posko satgas MOR V  di 031-8492400.” tutupnya.

Program dan kegiatan Pertamina selama bulan Ramadhan juga dapat terus dipantau melalui media sosial (instagram dan twitter) @pertaminamor5. (bn)

LEAVE A REPLY