Insiden Penghinaan TGB Zainul Majdi Viral Di Medsos

0
Mataram-Kabar Lombok
Aksi primitif yang dilakukan oleh Steven Hadisurya Sulistya kepada TGB Zanul Majdi dan Istrinya Hj Erica Zaninul Majdi menuai kecaman di media sosial.
Para Netizen beramai ramai menujukan kemarahan mereka atas sikap memalukan Steven tersebut. Beberapa netizen menganggap Steven tersebut buronan warga Nusatenggara Barat NTB)” Buru Steven penghina TGB itu dimanapun dia berada” tulis Andysocex salah seorang netizen.

Namun banyak juga netizen lain yang memuji kebesaran hati TGB Zainul Majdi karena memaafkan pelaku penghinaan tersebut.Selain itu komentar menuntut pemerintah terutama pihak kepolisan untuk segera mengusut kasus ini juga disuarakan oleh pengguna media sosal Seperi komentar Putu Hary” Semoga proses hukum secara cepat dilakukan thd oknum tsb dan berita2 ini tidak berkembang menjadi sebuah kebencian massal yg berpotensi menggiring berulangnya kejadian kerusuhan Mataram dulu yg sama2 kita rasakan dampaknya pd kehidupan bermasyarakat dan Ekonomi daerah. Semoga” harapnya.
Sumber Kabar Lombok.com menyebutkan kalau steven tersebut merupakan anak salah seorang pengusaha di Jakarta.Ketika wartawan Kabar Lombok.com mencoba membuka akun Facebook Steven untuk mengetahui identitas lengkapnya namun akun tersebut sudah ditutup.

Netizen lain atas nama Arynta Lenggono memposting kronologis kejadian tersebut dalam bentuk percakapannya dengan TGB Zainul Majdi MA.
Ijin sharing kejadian menimpa Gub Dr Tuan Guru Bajang (NTB) al hafidz. Dia dilecehkan seorang bernama Steven HS, diawali salah paham antrian di bandara. Ybs terus memaki2 bahkan setelah tahu TGB seorang gubernur. Luar biasa penghinaannya, terutama umpatan kotor mereka thdp pribumi yaitu “tiko”

Siapa yang merusak NKRI?

N: Tuan Guru Bajang, gmn cerita kejadian itu?

TGB: Tendensi rasis Pak.

N: Betul. Tp jk boleh tau gmn kejadiannya?

TGB: Saya dan istri sdg antri, lalu ada rombongan kecil mengaku mengantri sebelumnya marah2. Kami mengalah lalu pindah lane, terus diumpat-umpat.
Ada sekelompok orang yg makin sombong di Republik ini Pak. Mereka pikir uang bisa membeli segalanya.

N: Maksudnya mrk sdh antre duluan?

TGB: Nggak Pak. Saya dan Istri datang duluan. Mereka nggak ada.

N: Terus?

TGB: Kami antri, saya keluar antrian ke salah satu petugas utk tanya info penerbangan , istri tetap di jalur antrian. Mereka datang belakangan. Saya balik gabung istri mereka ngamuk. Mereka pikir itu bukan istri saya awalnya. Malu mungkin lalu mengumpat-umpat. Kami mengalah pindah antrian masih terus diumpat. Saya adukan ke polisi setiba di jakarta.

Saya memutuskan mengadu setelah mengetahui arti kata “tiko”. Rupanya mereka punya sebutan yang sangat merendahkan pribumi.

N: Apa itu tiko?

S: Tiko : Tikus Kotor ?
Atau : Anjing Tanah.

M: Oalah

TGB: Di polres bandara pun mereka masih mengintimidasi petugas.

N: Bgmn intimidasinya?

TGB: Teriak-teriak di dalam kantor sampai kemudian diusir keluar oleh seorang petugas.

A: Apa mereka gak tahu jika abangda adalah seorang Gunernur?

TGB: Setelah tahu pun tak berkurang arogansinya.
Saya memebayangkan bagaimana mengenaskannya saudara2 kita yg kebetulan bekerja pada mereka.

5: kata ‘tiko’ ternyata kasar sekali loh
ti = babi
ko = anjing
jadi kalo kita manggil orang2 dalam tanda kutip pribumi itu ‘tiko’, itu sangat menghina sekali

cc: Emma Rahmah Hasjim
Foto Arinta P Lenggono.
Foto Arinta P Lenggono.

Netizen lainnya dengan akun Irwasyah RO memposting percakapannya dengan Hj Erica Zanul Majdi melalui WA.Hj Erica Zanul Majdi dalam percakapan tersebut menybutkan jika dirinya dan TGB Zainul Majdi enggan menempuh jalur hukum dengan pertimbangan bayak hal lain yang lebih penting untuk dikerjakan.(mil)

LEAVE A REPLY