Halo Pelajar NTB ingat 1 July tidak boleh Bawa HP

0

Para pelajar di Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai 1 Juli 2017 harus bersiap menerima peraturan yaitu larangan membawa telepon genggam ke dalam lingkungan sekolah bagi siswa tingkat SMA/SMK di daerah ini. Mulai 1 April sampai 30 Juni ini dalam tahap sosialisasi sekaligus penyiapan sarana pendukung, kata Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan NTB H Muhammad Suruji di Mataram.
Walaupun selama proses sosialisasi kepada wali murid, siswa masih diperbolehkan membawa handphone ke lingkungan sekolah begitu memasuki 1 Juli seluruh siswa sudah tidak diperbolehkan lagi membawa HP lagi

Pelarangan ini berlaku sementara untuk siswa SMA/SMK tetapi setelah berjalan pemberlakuan ini untuk semua jenjang dari mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK tambah suruji.
Bila aturan ini sudah berlaku per 1 july bila ada siswa yang kedapatan membawa handphone maka HP akan disita dan siswa harus membuat surat pernyataan untuk tidak membawa HP lagi, tapi bila masih saja nekat membawa HP maka akan disita lagi dengan membuat surat pernyataan dari orang tua wali hingga opsi terakhir yaitu oleh pihak sekolah Hp akan disita yang akan digunakan untuk kepentingan Sekolah
“Surat edaran aturan ini juga kita akan kirimkan ke Kanwil Kementerian Agama agar pihak Kementerian Agama juga membuat larangan yang sama mulai tingkat MI, MTS dan MA,” katanya.
Selain Kanwil Kementerian Agama NTB, imbauan larangan membawa HP di sekolah juga di harapkan bisa diikuti bupati dan wali kota dengan mengeluarkan surat edaran tentang pelarangan membawa HP ke sekolah.
Sejauh ini, menurut Suruji, belum ada bupati/wali kota yang menolak rencana larangan membawa HP ke sekolah. Meskipun tersiar kabar larangan membawa HP ini ditentang oleh salah 1 Wali Kota di NTB
Suruji menjamin larangan membawa HP itu dapat diterima oleh semua bupati/wali kota di provinsi Nusa Tenggara Barat.

LEAVE A REPLY