Gubernur NTB: Pesona Khazanah Ramadhan, Sinkronisasi Pariwisata dan Spiritual

0

kabarlombok.com
Jelang Bulan suci Ramadhan 2017 M/1438 H, NTB (Nusa Tenggara Barat) tawarkan sesuatu yang spesial dan berbeda, yang dikemas dalam acara semarak Pesona Khazanah Ramadhan dan akan dipusatkan di komplek Islamic Center Masjid Hubbul Wathon Mataram, salah satu bangunan indah nan megah yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat NTB.

Branding wisata halal yang disandang Provinsi berjuluk Pulau seribu masjid ini ternyata tak hanya sampai disitu saja, akan tetapi melalui Pesona Khazanah Ramadhan ini, NTB menawarkan kepada para wisatawan lokal dan mancanegara ataupun masyarakat NTB untuk merasakan sisi spiritualitas di Bulan Ramadhan yang dikemas dalam kegiatan wisata religi tersebut.

Dikutip dari laman Humas dan Protokol Pemprov NTB, Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. HM. Zainul Majdi mengungkapkan bahwa di luar negeri puncak kunjungan terjadi pada bulan suci keagamaan, oleh karena itu pihaknya menggagas diadakannya kegiatan pariwisata yang diadakan pada bulan suci Ramadhan.

Sebagai provinsi yang berpenduduk mayoritas muslim, lanjutnya, persentase penduduk muslim di NTB lebih tinggi dari rata rata nasional, sebesar 92 sampai 93 persen, tapi ternyata NTB selalu kondusif bahkan dalam perkembangan beberapa tahun terakhir NTB bisa disebut sebagai salah satu daerah di indonesia yang pertumbuhan pariwisata paling tinggi dibanding lain.

Oleh sebab itu TGB (Tuan Guru Bajang) sapaan akrab Gubernur muda ini, ingin mensinkronkan (menghubungkkan) antara pariwisata dan spiritual.

“Saya ingin hubungkan pembangunan pariwisata dengan spiritualitas yang ada, tidak benar keberagamaan itu meresahkan. Keberagamaan itu spiritualitas hidup karena kita yakin turun dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, Dia pasti hadirkan kebaikan dan kedamaian. Kami ingin mencontohkan bahwa di NTB dengan momentum ramadhan ikut mengembalikan situasi dan keadaan yang lebih nyaman sebagai anak bangsa. Momentumnya Ramadhan, pintu masuknya spiritualitas” papar cucu TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid pendiri organisasi NW (Nahdlatul Wathan) ini.

Pernyataan tersebut ia ungkapkan pada Acara Rembuk Republik yang dilaksanakan di Balairung Susilo Sudarman Gedung Sapta Jakarta, Kamis (04/05/2017) dengan tema “Memaksimalkan Industri Wisata Halal Indonesia”.

Beberapa pihak yang turut hadir antara lain Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, Mori Hanafi, Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata mancanegara, I Gede Pitana, dan Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata halal, Sofyan Riyanto.

LEAVE A REPLY