Gubernur NTB Hadiri Halal bi Halal Dengan Bank Sampah

0

Mataram, – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri acara halal bihalal dan silaturrahmi dengan Bank Sampah se-Lombok di kantor Bank Sampah Bintang Sejahtera Mataram, sabtu (15/5/2019).

Dalam acara silaturrahmi tersebut, Gubernur NTB menyampaikan bahwa bank sampah adalah salah satu solusi untuk mendorong program Zero Waste provinsi NTB yang sedang digalakan.

“Menjadikan NTB sebagai Zero Waste tidak gampang, namun dengan adanya bank sampah ini, kami sangat terbantu dan yakit bahwa NTB sebagai provinsi Zero Waste akan terwujud dengan cepat,” ungkap Gubernur NTB.

Ia mengatakan bahwa sosialisasi Zero Waste ini telah disosialisasikan dengan baik, ditambah lagi dengan adanya ratusan bank sampah yang telah terbentuk, “mudah-mudahan denga adanya bank sampah yang mulai bermunculan hingga ke desa-desa saya yakin zero waste ini akan terwujud,” kata Gubernur Doktor Zul.

Doktor Zul menambahkan bahwa hal tersulit dalam menerapkan Zero Waste adalah merubah pola pikir masyarakat terhadap sampah, hal ini membutuhkan kerja keras semua pihak.

“Membersikan sampah di lingkungan kita jauh lebih berat dibandingkan caleg, caleg meyakinkan masyarakat, tapi membersihkan sampah perlu merubah pola pikir masyarakat, namun melihat ratusan orang yang hadir ini saya yakin hal itu bisa dilaksanakan,” papar Doktor Zul.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Ir. Madani Mukarom yang juga hadir dalam acara tersebut ini mengungkapkan bahwa sudah ada tim yang terbentuk untuk membantu bank sampah dalam mengolah sampah.

“Kami memiliki tim yang sudah bekerja sama dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia atau ADUPI, mereka menyampaikan bahwa seberapapun mereka siap menampung sampah plastik, apapun jenisnya,” terang Madani.

Ia menambahkan bahwa LHK akan memberikan subsidi kepada bank sampah untuk membeli sampah-sampah plastik, ia menyerukan kepada seluruh pengurus bank sampah yang hadir untuk masuk ke tempat-tempat setrategis seperti jalan nasional, jalan bypass, puskesmas, sungai-sungai, bukan hanya memungut sampah namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar.(red)

LEAVE A REPLY