Gelar HUT ke-55 dan Reuni Akbar, Alumni Ponpes Darul Falah Galang Persaudaraan

0

Mataram, – Silaturrahmi adalah satu cara menjaga hubungan baik dengan keluarga, teman, kerabat, tetangga dan orang orang di sekitar. Hal ini merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian dengan sesama.

Menyambung tali silaturahmi memiliki beberapa keutamaan selain sebagai konsekwensi iman yaitu ketaatan, juga bagi siapa saja yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rizqinya maka silaturahmilah.

Minggu (24/2) Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan menggelar Ulang Tahun sekaligus Reuni Akbar setelah 25 tahun tidak menyelenggarakan reuni.

“Gelaran ini setelah Almagfurulloh TGH Abhar Muhyddin meninggal kita tidak pernah reuni lagi,” ungkap TGH Muammar Arafat yang merupakan salah satu cucu (Alm) usai reuni tersebut.

Dilanjutkannya, semua alumni dalam Ikatan Alumni Darul Falah (Ikadafa) yang berasal dari seluruh wilayah di Lombok hadir, mulai dari angkatan pertama 1964 hingga angkatan 2012.

Acara yang dipandu langsung oleh Pimpinan Ponpes Darul Falah TGH Mustiadi Abhar ini selain memberi tausyah ia juga menceritakan sejarah pengajian sebagai sarana dakwah yang di lakukan Almagfurulahu TGH Abhar Muhiddyn sepanjang hidupnya. Tampak terlihat juga temen seangkatan TGH Mustiadi saat sebagai murid ayahandanya sendiri yakni Almagfurulahu TGH Abhar Muhiddyn dan sederetan alumni yang secara mandiri telah mendirikan beberapa ponpes sebagai jaringan ponpes Darul Falah.

Perayaan Ulang Tahun ke-55 Ponpes Darul Falah ini juga dihadiri ribuan alumni yang tersebar di Lombok bahkan NTB. Gelaran yang dirangkaikan dengan Reuni Akbar ini menghadirkan berbagai hiburan dari para santri dan pameran foto perjalanan Almagfurulahu TGH Abhar Muhiddyn.

“Reuni ini hanya untuk kangen-kangenan alumni yang sudah lama sekali tidak bertemu, mereka ceria gembira dan pertemuan ini untuk senang-senang,” katanya.

Ia menegaskan Reuni Akbar ini bukan untuk mencari dukungan pencalegan apalagi kampanye pilpres. Untuk diketahui saja dari 55 angkatan tersebut kata dia telah melahirkan puluhan ribu orang alumni.

“Sekali lagi ini murni sebagai sarana bersenang-senang gak ada itu kampanye, saya yakin semua di sini beda pilihan, kita tidak bisa memaksa untuk menyamakan pilihan, kalau masalah pilih memilih silahkan diluar, liat saja walaupun saya caleg tapi tidak ada atribut satupun yang saya pasang di arena reuni ini,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa KTM ini menghimbau jamaah untuk mempererat persaudaraan, tidak saling benci.

“Dan yang paling penting menjaga silaturrahmi, disini kita satu, kalau ada perbedaan itu diluar,” pungkasnya.(red)

LEAVE A REPLY