Geger Pemkab Loteng Gagalkan Kongres Umat Islam

1

kabarlombok.com | Mataram

 

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dituding Menggagalkan paksa acara Kongres Umat Islam. Kegiatan diskusi Umat Islam yang menghadirkan tokoh nasional  seperti Hamdan Zulva, Fahri Hamzah dan Ustadz Anis Matta ini terpaksa dibatalkan atas perintah Sekda Lombok Tengah.

Ketua Panitia Kongres Umat Islam Pujo Basuki kepada kabarlombok.com menjelaskan pihaknya menuding Pemkab Lombok Tengah (Salah seorang Oknum Kabid) telah bersikap arogan dengan mengeluarkan surat pencabutan izin penggunaan lokasi Kongres secara sepihak dan mendadak.

Menurut Pujo dua alasan yang dikemukakan Pemkab Lombok Tengah yang dinilai sangat tidak subtantif. Lanjut Pujo dua alasan Pemkab Lombok Tengah membatalkan kegiatan Kongres Umat Islam itu yakni surat izin penggunaan gedung PU Lombok Tengah ditengarai masalah admistrasi. Alasan lainnya adalah gedung lokasi Kongres tersebut sudah disewa oleh orang lain untuk kegiatan resepsi pernikahan.

“Alasan yang mengada-ada menurut saya, persoalan kewenangan mengeluarkan izin pakai gedung itu urusan internal Pemkab Loteng,kenapa kami (panitia Kongres) yang dikorbankan?” Ujar Pujodengan dengan nada heran.

Begitu juga dengan alasan gedung PU Lombok Tengah akan digunakan acara resepsi pernikahan juga dianggap terlalu mengada-ada.

“Lho acara respsi itu hari minggu, sementara kegiatan kongres Sabtu pagi hingga siang” beber Pujo Basuki

Lebih Jauh Pujo menandaskan jika pembatalan tersebut terkesan dipaksakan karna tidak adanya ruang dialog maupun negosiasi dengan Sekda Lombok Tengah.

“Pak Kabid malah mengancam kami akan menurunkan Sat Pol PP jika kami tidak menghentikan pemasangan Terop dan panggung” beber Pujo.

Kabag Humas Lombok Tengah Lalu Hardan ketika dikonfirmasi soal tudingan Pujo Basuki ini belum bisa memberikan keterangan. (mil)

1 KOMENTAR

  1. Saya sebagai warga masyarakat loteng kecewa dengan sikap pemeritahan loteng yang secara sepihak seolah-olah telah menggagalkan acara nasional alim ulama se indonesia dengan bersikap arogan dan memalukan sangat mencerminkan belum mampunya suhaili amin menjadi NTB 1 Allahuakbar bikin malu n ndek ke semel apejak mentadah te nane

LEAVE A REPLY