FAUZAN GAWANGI DUA EVENT INTERNASIONAL SEKALIGUS

0

Kabarlombok.com, MATARAM – Ketua Umum APII Fauzan Zakaria, dipercaya menjadi Panitia dua event internasional sekaligus untuk mengisi rangkaian bulan suci Ramadhan 1439 H. Dua event internasional itu adalah Pesona Khazanah Ramadhan dan Konferensi Ulama Internasional  2018.

Pemerintah daerah Provinsi NTB optimis bahwa Ketua BPPD NTB jebolan universitas Al-Azhar cairo ini, mampu mensukseskan dua agenda besar NTB yang akan meramaikan dunia pariwisata Lombok Sumbawa.

Pesona Khazanah Ramadhan ke-2, akan dihadiri imam imam besar negara Timur Tengah yaitu dua imam besar asal Mesir, satu imam besar dari Maroko dan satu imam besar lainnya berkebangsaan Yordania. Keempat imam besar negara Timur Tengah ini akan mengimami sholat tarawih di Masjid Hubbul Wathan-Islamic Centre Mataram selama Ramadhan berlangsung hingga mengimami sholat idhul fitri.

“Kami ingin menghadirkan sensasi bulan suci Ramadhan serasa di Makkkah Al Mukarromah dengan menghadirkan imam-imam besar dari tiga negara. Secara tidak langsung kami juga mengundang ummat muslim di seluruh nusantara untuk hadir di Lombok selama Ramadhan nanti,” papar Fauzan saat meninjau venue perhelatan agenda Pesona Khazanah Ramadhan, Sabtu  (21/4).

Selain imam besar dari  tiga negara itu, Fauzan Zakaria juga akan mengundang Ustadz Abdul Somad (UAS) sebagai salah satu penceramah dalam rangkaian kegiatan PKR#2 dan para ulama lainnya. Ustadz Abdul Somad kita minta menjadi penceramah pada peringatan Nuzulul Qur’an dalam kemasan acara Tablig Akbar bersama UAS.  Pesona Khazanah Ramadhan tahun ini juga akan menghadirkan sejumlah Qori internasional pada bulan turunnya Al Qur’an nanti.

“Kami ingin memberi nuansa berbeda untuk agenda Pesona Khazanah Ramadhan kali ini agar berbeda dengan tahun lalu. Kami ingin menghadirkan lebih banyak tamu dan ulama, agar di bulan Ramadhan nanti, tidak ada istilah low season untuk pariwisata Lombok Sumbawa,” tegasnya.

Agenda Pesona Khazanah Ramadhan juga akan diramaikan dengan kegiatan tambahan berupa bazaar, pameran buku dan berbagai prodak khas Lombok Sumbawa. Ada juga bazar paket wisata dengan melibatkan pelaku asosiasi yang ada di NTB dan nusantara. Untuk memberi kesan lebih mendunia, Fauzan mengaku tengah berupaya melakukan komunikasi dengan sejumlah media besar Timur Tengah untuk datang meliput acara ini.

“Semaksimal mungkin kami akan berusaha agar gaung pesona khazanah ramadhan ini bisa  lebih dikenal secara internasional. Dampak yang paling penting adalah pesona khazanah ramadhan mampu memberikan dampak spiritualitas yang menjadi ciri wisata halal Lombok Sumbawa,” imbuhnya.

Agenda penting lain, yang akan dihelat pasca agenda Pesona Khazanah Ramadhan adalah Konferensi Ulama Internasional dengan menghadirkan seribu (1,000) ulama dan cendikiawan dari 32 negara.  Sejauh ini menurut Fauzan, perwakilan dari 22 negara yang pernah datang tahun lalu sudah menyatakan kesiapan untuk hadir dalam konferensi akbar dunia ini.

“Momen ini kami akan manfaatkan maksimal untuk mempromosikan wisata halal yang akan menjadi penyangga utama dunia priwisata Lombok Sumbawa. Wisata konvensional sudah berjalan dengan baik, tanpa melupakan peran promosi untuk wisata konvensional kami juga ingin mendorong wisata halal berkembang dan harapan kami Lombok mampu menjadi kiblat wisata halal dunia,” pungkas alumni Timur Tengah ini penuh harap. (bn)

LEAVE A REPLY