Even Festival Masbagik 2017 Mengangkat Tema “Satu Dalam Keberagaman”

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Festival Masbagik merupakan Rangkaian kegiatan menyambut HUT Proklamsi RI ke 72 dengan tema ” Satu dalam Keanekaragaman” dimana festival ini digagas oleh komunitas pemuda lambur Kecamatan Masbagik dan akan digelar selama sepekan, yang dimulai hari ini Rabu, 23 Agustus 2017 dan berakhir tanggal 29 Agustus 2017 di Lapangan Gotong Royong Masbagik.

Hadir pada acara pembukaan festival tersebut Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs.H. Rosyadi Sayuti MM, Pejabat dari Dinas pariwisata Provinsi NTB, Forkopimcam Masbagik, Kepala Dinas Kesehatan mewakili Bupati Lombok Timur, Camat Masbagik, dan undangan lainya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB dalam sambutanya menyampaikan rasa Syukur dan terimakasih karena ini ke 2 kalinya anak-anak muda masbagik dapat melaksanakn sebuah acara yang luar biasa dan sudah mendunia, sebab kegiatan kesenian ini telah terkenal dan diupload di media jejaring sosial yang memanfaatkan tekhnologi internet, sehingga dapat memperkenalkan berbagai hal yang menarik dan dapat dikenal oleh luar Daerah bahkan Luar Negeri.

“Dengan adanya festival ini tentu kita harapkan, Masbagik dengan kekayaan keseniannya, dengan budaya lokalnya yang khas dapat kita eksploitasi menjadi sumber daya positif sebagai bagian langkah kita membangun Daerah kita, Daerah Lombok Timur khususnya dan NTB pada umumnya” paparnya.

NTB lanjut Sekda, telah ditetapkan sebagai tujuan wisata utama di indonesia. Sedikitnya ada 10 Daerah tujuan wisata yang sudah menjadi prioritas pemerintah Nasional, diantaranya Danau Toba,  Borobudur, Raja empat, bahkan di NTB dengan item KEK Mandalika ditetapkan salah satu dari 10 Daerah wisata tersebut.

“Dari  10 Desiminasi unggulan wisata Nasional yang sudah mendapatkan kucuran Dana bantuan pusat dalam 3 tahun terakhir ini ada 3 yaitu Danau Toba,  Candi Borobudur, dan KEK Mandalika NTB” kata Rosyadi.

Untuk itu ia berharap pemerintah tetap mendukung dan memfasilitasi kegiatan yang konsen dalam pariwisata agar kegiatan tersebut dapat di minati oleh seluruh dunia.

Sementara itu Ketua Panitia penyelenggara Festival dalam laporanya menyatakan, Pelaksanaan Festival ini merupakan yang kedua kalinya, setelah tahun lalu sukses diselenggarakan. Untuk tahun ini pelaksanaanya direncanakan selama satu Minggu yang setiap harinya akan diisi dengan pagelaran Belanjakan, Balapan Cidomo, Pentas Budaya, begasingan, Selodor dan pagelaran wayang kulit.

Kedepan, kegiatan ini kata Panitia akan ditingkatkan pelaksanaanya dengan mengelar tambahan berbagai kegiatan seperti kontes-kontes gendang belek untuk anak-anak dan lain sebagainya.

Acara dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Sekda Provinsi NTB, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kab. Lombok Timur dan Camat Masbagik, sebagai tanda di mulainya Festival.

LEAVE A REPLY