Dyah Ratu Ganefi Beri Bantuan dan Hibur Anak Korban Gempa di Sukadana

0

Kabarlombok.com – Lombok Utara

Untuk kesekian kalinya, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Baiq Dyah Ratu Ganefi bersama DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) NTB, menyasar kawasan penduduk yang terdampak gempa untuk diberikan bantuan kemanusiaan. Kali ini para Srikandi ini menuju Desa Sukadana Kabupaten Lombok Utara, yang tercatat sebagai daerah korban gempa yang cukup parah pada Minggu (5/7).

Lokasi yang dituju memang cukup terpencil, namun tak sedikitpun membuat keraguan bagi para relawan wanita ini untuk niat mulianya. Di tenda pengungsian Dusun Telaga Gundi, hiburan kecil yang diberikanpun cukup ampuh untuk mengurangi kesedihan dari para korban gempa.

“Ini kunjungan yang ketiga ya, jadi setiap kunjungan saya memperhatikan terus apa yang menjadi kekurangan penanganan atau perhatian kepada para korban untuk kami cukupi, kami penuhi,” katanya disela-sela kunjungannya dari gubuk pengungsian yang satu dengan yang lain.

Sontak hiburan kecil yang diberikan itupun menjadi edukasi, sekaligus kegiatan trauma healing bagi para korban gempa. Khususnya anak – anak korban gempa yang rindu dengan dunia sekolah, edukasi berupa menyanyikan lagu kebangsaan, diharapkan dapat menjadi pengingat pelajaran yang selama sepekan ini telah ditinggalkan.

“Anak-anak ini kan sudah sepekan tak bersekolah, selain karena masih syok, sekolahnya juga sebagian ambruk dan retak-retak. Bagus juga sekarang dari Sabhara mendirikan tenda khusus sebagai ruang belajar anak untuk sementara waktu. Untuk sementara saya manfaatkan tenda ini untuk mengingatkan kembali anak – anak dengan dunia sekolahnya,” ucap Diyah Ratu Ganefi.

Rudi Lombok usai menghibur seorang kakek renta

Setelah cukup memberikan edukasi dan kegiatan trauma healing, rombongan bergerak menuju posko utama yang berada di Kantor Camat Bayan. Disini, Baiq Diyah Ratu Ganefi berkonsultasi dengan koordinator posko tentang apa yang menjadi kebutuhan dari para korban dipengungsian. Data yang dihimpun tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk memberikan bantuan pada kunjungan berikutnya.

“Apa yang menjadi kebutuhan korban tetap harus kita tahu infonya,” ucapnya singkat.

Ketua IWAPI NTB peraih suara terbanyak periode 2014-2019 ini berpesan agar korban dipengungsian harus tetap memperhatikan menu makanan terutama makanan bantuan yang tidak tahan lama jika disimpan, hal ini kata dia agar tidak keracunan jika dikonsumsi. (bn)

LEAVE A REPLY