Dulu “Indikator” menangkan AHOK di Pilkada DKI, Pilkada Loteng “Indikator” menangkan Pathul Nursiah.

0

Praya kabarlombok.com : Dalam Realese Survey yang dilakukan oleh Indikator bersama tim Pemenangan Pathul-Nursiah di restoran pawon sasak menempatkan pasangan Maiq-Meres ini di posisi menang telak yaitu 45,9% diatas saingan kuatnya pasangan Masrun-TGH Habib (Manthab) yang menurut lemsur tersebut hanya mendapatkan 26,4%. Selanjutanya pasangan Ahmad Ziadi dan aswatare dengan 9,5%,posisi ke tiga dan keempat adalah pasangan Lale Prayatni dan H. Sumum dengan 8,7% dan 2,5% untuk pasangan Saswadi-Dahrun.

Survey sendiri dilaksanakan sampai tanggal 29 November 2020 lalu. Penjabaran hasil survey ini di sampaikan langsung oleh Bapak Rudi Selaku Koordinator dari Lembaga Survey Indikator Untuk Bali dan NTB.
Hadir pada kesempatan tersebut  Wakil Ketua Tim Pemenangan Paslon Maiq – Meres yang juga Ketua DPC PDIP Lombok Tengah, Suhaimi, SH dan Ahmad Samsul Hadi Sekretaris Partai Nasdem Lombok Tengah
Pada lain Pihak saingan terkuat Pathul-Nursiah yaitu pasangan Masrun-Habib menanggapi dengan santai realese hasil survey tersebut, melalui Muhammad Zainul Afif ketua Jaringan Relawan Masrun-Habib menyatakan setiap pasangan calon sah-sah saja merilis hasil survey-nya termasuk yang dilakukan oleh pihak mereka, kami menghormati setiap hasil kajian lapangan berupa survey tersebut. Kami juga punya kajian survey yang menempatkan pada posisi penantang yang sangat kuat. Jelas Afif yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris NW Lombok Tengah.
Indikator dulu menangkan AHOK di Pilkada DKI faktanya dia kalah! Tegas Zainul Afif. Selanjutnya walaupun Indikator adalah lembaga yang diakui secara Nasional tapi prediksinya lewat hasil survey yang dilakukannya terbukti tidak berhasil memenangkan AHOK, Apalagi sekarang di Pilkada Lombok Tengah Indikator memenangkan Pathul-Nursiah dengan angka yang sangat bombastis tentu kami meyakini itu tidak benar dan mengada-ada, kita lihat saja nanti tanggal 9 Desember 2020 Pasangan Manthab akan memenangkan Pilkada Lombok Tengah. Pungkas Zainul Afif

LEAVE A REPLY