Doktor Zul: “Percuma Jadi Gubernur Hebat Jika Tidak Selamat”

0

Kabarlombok.com – Sumbawa Besar. Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc meminta masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk mendoakannya agar ikhtiarnya mengikuti proses demokrasi di Pilgub NTB ini meraih kemenangan yang diridhoi Allah SWT. Karena itu di setiap kunjungannya menyapa masyarakat di berbagai pelosok NTB, Ia selalu meminta dukungan dan doa restu untuk kemenangan Zul-Rohmi.

Kemenangan yang dimaksud adalah yang diraih dari diijabahnya doa-doa yang terpanjatkan dari bibir dan hati mereka yang penuh keikhlasan. Bukan hanya kemenangan Zul Rohmi terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018–2023, tapi kemenangan menjadi pemimpin yang selamat dunia dan akhirat.

“Percuma menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur yang hebat jika kita tidak selamat,” ucap Doktor Zul—sapaan Cagub No. 3 ini saat bertatap muka dengan warga Kelurahan Brang Biji Kecamatan Sumbawa, Kamis (1/3).

Karena itu blusukan yang dilakukan dengan menyambangi masyarakat dari rumah ke rumah, menembus pelosok, dusun, kampung dan lainnya, sebagai cara efektif untuk mengetahui kenyataan yang ada. Dengan blusukan juga dapat mentautkan perasaan dan bathin antara calon pemimpin dengan rakyatnya. “Jika hati ini sudah bertaut, rakyat pasti akan mendukung dan selalu mendoakan mereka-mereka yang selalu datang menyapa. Dan insyaa Allah dari doa-doa inilah Allah SWT mendengar dan mengabulkannya,” ujarnya.

Sementara ketika bertatap muka dengan warga Kebayan Kelurahan Uma Sima, Cagub asli Sumbawa yang berpasangan dengan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (kakak kandung Gubernur NTB TGB HM. Zainul Majdi MA) ini mengatakan bahwa NTB sangat luas. Dan menjadi pemimpin di NTB harus memahami tentang NTB dan masyarakatnya. Salah satu cara adalah mendatanginya. Karena itu menjadi pemimpin NTB membutuhkan calon gubernur yang kuat dan sehat secara fisik agar bisa terus menyapa rakyatnya. Sebab permintaan masyarakat tidak muluk-muluk, hanya ingin didatangi pemimpinnya. Ia tidak bisa membayangkan jika tidak kuat dan sehat, bagaimana pemimpin itu bisa menyapa rakyatnya yang tersebar di beberapa tempat dengan jangkauan yang jauh dan luas.

Keberaniannya menyapa masyarakat secara langsung diakui Doktor Zul bukan tanpa risiko. Namun dengan cara ini akan mengajarkan masyarakat tentang kepemimpinan yang baru, sehingga masyarakat mengetahui siapa pemimpinnya, apa pikiran, gagasan, dan narasinya yang akan dibangun. Ini penting agar masyarakat tidak membeli kucing dalam karung dan membeli karung dalam perut kucing.

Di bagian lain, Doktor Zul juga mengemukakan motivasi dirinya maju dan didukung TGB menjadi Calon Gubernur NTB. Ini ketika dia dan TGB hadir pada acara kenegaraan dan mendengar pidato Presiden Jokowi yang mempresentasikan tentang NTB. Banyak perusahaan besar multi nasional menghidangkan satu bayangan menakjubkan tentang NTB masa depan, mulai dari Samota di Sumbawa, pembangunan Smelting di KSB, Mandalika dan lain-lain di Pulau Lombok. Karena itu Doktor Zul berkesimpulan meskipun NTB terletak di ujung timur Indonesia tapi daerahnya sangat luar biasa. Karena itu dibutuhkan seorang pemimpin yang berkompeten dalam melanjutkan kepemimpinan TGB untuk NTB yang gemilang.

Di tempat yang sama, Dahlia mewakili kaum perempuan Kebayan Uma Sima mengajak memilih pasangan yang di dalamnya ada seorang perempuan. Satu-satunya pasangan itu adalah Zul-Rohmi. Ia mengemukakan alasan memilih Zul—Rohmi, karena hanya perempuan yang mengerti tentang perempuan. (adm)

LEAVE A REPLY