Diskusi Bersama IMM NTB, Najam Ajak Mahasiswa Wujudkan “NTB Gemilang”

0

Mataram, – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (IMM NTB) menggelar diskusi Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Zul_Romi mengangkat Tema “NTB Gemilang, Umat Yang Mencerahkan” di hotel Madani, Kamis (19/9).

Ketua umum DPD IMM NTB, Miftahul Khair menyampaikan melalui Forum Ilmiah ini ingin membangun Otokritik terhadap I tahun Kepemimpinan Zul_Rohmi.

“Tentu kita memiliki hak untuk membangun gagasan serta menguji bagaimana progresifitas dalam membangun NTB gemilang karena evaluasi hari ini merupakan gambaran dan pelajaran bagi kepemimpinan kedepannya,” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Biro Humas dan protokol Najamuddin Amy menghimbau mahasiswa dan pemuda agar memiliki beberapa kompetensi dalam demonstrasi, diplomasi, negosiasi, komunikasi dan konsultasi.

“Yang paling penting kita harus  bersama-sama membangun daerah menuju “NTB Gemilang,” ucapnya.

Ia juga menekankan enam poin penting dalam rangka menyongsong misi NTB Gemilang yakni, NTB Tangguh dan Mantap, NTB Bersih dan melayani, NTB Sehat dan cerdas, NTB Asri dan lestari, NTB Sejahtera dan mandiri, dan NTB Aman dan berkah.

“Keenam poin tersebut merupakan satu kesatuan yang akan diwujudkan secara bertahap dan berkesinambungan menuju NTB Gemilang,” sambung Najam.

Sebagai pengamat Politik, Dr. Kadri M. Si menyampaikan apresiasi terhadap kinerja satu tahun Zul-Rohmi.

“Kepemimpinan Zul-Rohmi sangat Produktif pasalnya mereka memiliki modal keterbukaan informasi dan  komunikasi yang cukup baik dengan berbagai kalangan tokoh politik, ormas keagamaan, tokoh pemuda dan masyarakat pada umumnya,” terang Kadri.

Ia yakin bahwa Zul-Rohmi sudah menunjukkan idealnya pemimpin saat ini, yang dapat mengakomodir berbagai kalangan dan etnis bahkan sudah turun langsung ke daerah untuk memastikan pembangunan infastruktur, SDA maupun SDM berjalan sesuai dengan rencana.

Namun demikian menurutnya, kepemimpinan zul-rohmi memiliki kelemahan karena membuka harapan untuk masyarakat selebar-lebarnya sehingga dikhawatirkan tidak dapat terealisasi secara menyeluruh.

Dr.  Arsyad A Gani M. Pd selaku Rektor Ummat, cukup apresiatif terhadap pembangunan sumber Daya Manusia di NTB khususnya dalam dunia pendidikan untuk SI dan Pascasarjana.

Namun ia juga memberikan otokritik yang cukup tajam terhadap kepemimpinan 1 tahun zul-rohmi, ia mengungkapkan bahwa angka putus sekolah tingkat SD, SMP maupun SMA masih cukup tinggi hingga menyebabkan indeks pembangunan SDM menurun dan juga menciptakan pengangguran yang cukup tinggi.

“Ketika mereka ingin melamar kerja harus dengan ijazah. belum lagi persoalan SK guru honorer yang belum rampung dan kesejahteraan mereka masih jauh dari harapan, gaji yang dijanjikan 1,8 juta untuk guru hanyalah sebatas harapan yang tidak pernah terealisasi. Oleh sebab itu, Gubernur NTB harus menekan Bupati/ Walikota se-NTB untuk betul-betul serius dalam memperhatikan dengan baik kondisi pendidikan SD, SMP maupun SMA serta memperhatikan kesejahteraan guru terutama guru honorer,” tutupnya.

Dikesempatan yang sama Rektor UNU NTB, Baiq  Muliana M. Pd.I menyoroti kondisi pendidikan dasar dan menengah di NTB yang masih jauh dari harapan. Ia menilai zul-rohmi kurang serius dalam menyikapi soal pendidikan.

Acara tersebut berlangsung meriah dan penuh kritikan membangun dari peserta diskusi yang terdiri dari kalangan muda sampai jajaran Ketua Cipayung Plus dan Mahasiswa.

Acara ini dihadiri Jajaran Pimpinan FOKAL IMM NTB,  Pengurus DPD IMM NTB, PC IMM, dan Pikom Se Kota Mataram,  serta para Ketua Ortom Muhammadiyah,  Ketua Cipayung Plus, hingga Ketua BEM se-NTB.(red)

LEAVE A REPLY