Dikes Lotim Intens Sosialisasikan Germas

0

kabarlombok.com | Lombok Timur

Untuk kesekian kalinya Pemerintah Lombok Timur melalui Dinas Kesehatan secara intens melaksanakan sosialisasi bahwa Kesehatan yang lebih utama ada pada usaha pencegahan, karenanya upaya pomotif dan freventif merupakan salah satu program utama dalam pelayanan di Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan dasar. Sehingga, dengan begitu pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) tersebut dilaksanakanlah Sosialisasi yang bertempat di Gedung Wanita Selong Kab.Lombok Timur, Rabu (23/8).

Hadir pada acara Sosialisasi tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI Hj. Ermalena, Dirjen Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Kemenkes RI, Plt Assisten I Setda Lombok Timur, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, dan Undangan Lainya.

Bupati Lombok Timur dalam kata sambutannya yang dibacakan oleh Plt. Assisten I Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Setda Kab.Lombok Timur Handun, S.Sos menyampaikan, hidup sehat adalah tuntutan. Hidup sehat akan membawa pada kwalitas hidup yang lebih baik. Oleh sebab itu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dicanangkan, dan telah pula diluncurkan April lalu.

“Kabupaten Lombok Tinur saat ini memiliki 32 Puskesmas dan direncanakan tahun 2017 akan dibangun 2 puskesmas lagi, guna meningkatkan akses kesehatan masyarakat” sebutnya.

Germas merupakan lintas sektoral yang melibatkan tidak hanya pada satu lini saja. Karena kesehatan memang membutuhkan perhatian semua pihak. Germas tidak saja fokus pada unsur-unsur langsung merujuk pada dunia kesehatan seperti gizi buruk, tren penyakit, atau sanitasi lingkungan semata, tapi germas juga melibatkan faktor-faktor lain yang secara tidak langsung berdampaak pada kwalitas hidup dan kesehatan.

Masyarakat Lombok Timur lanjutnya, secara Umum telah melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian dari rutinitas. Aktifitas fisik misalnya. Masyarakat Lombok Timur yang sebagian besar adalah petani tentu terbiasa mencangkul, atau adanya kebiasaan berjalan kaki usai melaksanakan sholat subuh.

“Sementara itu mengkonsumsi buah sudah lazim dilakukan masyarakat dan didukung tanaman sayur dan buah dihalaman rumah. Akan tetapi untuk cek kesehatan secara berkala inilah yang harus ditingkatkan lagi” harapnya.

Gerakan ini himbau Bupati harus disebarkan hingga ditingkat terkecil masyarakat. Puskesmas sebagai ujung tombak dan pelayanan kesehatan dasar diharapkan mampu mensosialisasikan kegiatan ini melalui berbagai program seperti posyandu atau karang lansia.

LEAVE A REPLY