Digunakan tidak semestinya, Sebuah Truk Pengangkut Bantuan Nyungsep

0

Dirlantas : “Jangan Sampai Niat Baik jadi Petaka”¬†¬†

Kabarlombok.com – Mataram

Direktur Lalu Lintas Polda NTB, Kombes Pol Arman Achdiat, SIK, M.Si, mengimbau agar pendistribusian bantuan korban gempa Lombok dilakukan tanpa mengabaikan aspek-aspek ketertiban dan keselamatan berlalulintas.

Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kecelakaan, terlebih di saat masa tanggap darurat penanganan pasca bencana gempa Lombok.

“Kami imbau agar aspek keselamatan tetap diutamakan. Misalnya truk atau mobil bak terbuka jangan mengangkut orang,” katanya, Sabtu (11/8) di Mataram.

Imbauan itu disampaikan setelah jajaran kepolisian lalulintas menangani sebuah kecelakaan tunggal di wilayah Sembalun, Lombok Timur.

“Saya sangat apresiasi semangat masyarakat untuk saling membantu dan mendistribusikan bantuan untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa bumi di Lombok Utara dan Lombok Timur. Tapi hendaknya aturan lalulintas juga ditaati agar meminimalisir kecelakaan, agar jangan sampai niat membantu justru jadi korban lakalantas,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sebuah truk bermuatan bantuan korban gempa dengan nopol DR 8815 SZ yang dikemudikan Muhsar, terguling dalam kecelakaan tunggal (OC) di jalan umum Dusun Sajang, Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Sabtu siang (11/8) sekitar pukul 12.30 Wita.

Berdasarkan olah TKP yang dilakukan polisi, kecelakaan berawal ketika Truk berpenumpang 22 orang dan bermuatan sembako serta bambu untuk bantuan ke Lombok Utara datang dari arah Sembalun menuju arah Kokok Putek.

Setibanya di lokasi kejadian, saat melewati jalan menikung ke kiri dan menurun tajam pengemudi truk tidak bisa menguasai kendaraannya akibat rem kendaraan tidak berfungsi.

Truk pun tergelincir dan terbalik. Hal ini menyebabkan 1 orang penumpang meninggal dunia, 5 orang luka berat dan harus mendapat perawatan intensif, serta 16 lainnya luka ringan.

Terkait kejadian itu, Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat menekankan, agar para pengemudi kendaraan truk maupun bak terbuka tidak mengangkut orang di kendaraannnya.

“Sebab hal ini merupakan pelanggaran lalulintas yang dapat menimbulkan kecelakaan. Bila ditemukan akan ditindak tegas, dan kami juga tetap memberi pemahaman kepada masyarakat¬† tentang angkutan kendaraan yang layak untuk digunakan, karena ini untuk kepentingan keselamatan masyarakat itu sendiri,” tutupnya. (bn)

LEAVE A REPLY